LIZAR
  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, may 2, 2022
Sebuah perjodohan konyol yang di lakukan oleh kedua orangtua Alisson Aezar Affandra dan Adelia laryssa Adelard. adelia laryssa Adelard atau kerap di panggil dengan sebutan lia Anak dari Arga Adelard dan Davira Adelard, Mempunyai sifat yang ceria polos dan jangan lupa dia juga mempunyai sifat kejahilan yang mampu membuat org tua nya nyerah menghadapi kejahilan anak semata wayang nya itu,jangan salah juga lia mempunyai wajah yang cantik nan imut gigi gingsul yang putih pipi temebem bak bakpao, Tapi dia juga mempunyai badan yg pendek mngkn tinggi nya hnya 155 cm cukup pendek bukan? . Alisson Aezar Affandra sering di panggil dngn sebutan Ezar Anak dari Abian Alisson dan Mirabela Alisson, Dia mempunyai sifat yang sangat dingin persis seperti kulkas berjalan muka nya yang datar tapi jangan salah walaupun muka nya datar dingin kek kulkas Banyak yang ngefens sama Ezar dia menjadi slah satu moswantnd di sekolahnya muka bak dewa yunani, dia jugak mempunyai geng motor yang bernama THE BOYS yang berarti menggambarkan geng motor yang terdiri dari laki laki tampan. []oh iyaa ini cerita pertama aku kalo ada bnyk teypo maafya soalnya kan ini pertama. []ini juga murni pikiran aku sendiri khayalan aku sendiri jadi jngn bawa bawa cerita lain yaa. []jngn lupa folow dulu sebelum baca! hihi.
Dominio público
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido