Something about breakUP

Something about breakUP

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 7, 2022
Apa yang pertama kali terlintas dibenak kalian ketika mendengar kata "putus" atau "kita akhiri saja sebelum terlambat". Seorang teman kuliah pernah bilang seperti ini " kamu harus merasakan dulu apa itu patah hati dan disakiti, maka kamu akan bisa menjadi orang yang kuat dan benar benar merasakan apa itu kebahagiaan yang sesungguhnya" jika dipikir-pikir lagi dan dibandingkan dengan kehidupanku yang sekarang, perkataannya memang benar, hidupku terasa lebih nyaman dan sangat berbeda dengan masa masa kuliah dulu, tepatnya masa awal dimana kau memasuki dunia menjadi seorang mahasiwi dan awal mula semua cerita itu dimulai. Rasa itulah yang akan kubagikan dengan kalian. Bukan sekedar rasanya, tapi perjalanan bagaimana aku mendapatkan rasa tersebut, dimulai dari perjuangan yang berbuah manis hingga akhir yang lebih pahit dari pada pil penurun panas. Semuanya akan ku bagi kepada kalian yang ingin mengetahuinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ENAMOURED (UNDER CONSTRUCTION)
  • Still Ours [Hiatus]
  • BREATHE
  • Kekasih Impian
  • Dilema
  • MY CRUSH
  • Menaklukkan Hati Pria Dingin
  • Amour [End]

👩🏻‍⚕️👨🏻‍✈️ -• tentang cinta yang dipaksa mengangkasa, atau justru telah berdenyut lama, namun enggan dirasa (?) ✈️ "Setiap aku lepas landas, maka kulupakan sejenak tentangmu dan dunia. Meski begitu, senyumanmu tetap terukir indah di gugusan awan, pun binar matamu mengalahkan semburat mentari yang kupandang. Kunikmati ia semampunya, seutuhnya -sebab tiada yang tahu, mungkin saja ... itu menjadi kali terakhir aku lekat melihatnya," lirih Rony pada Salmaya, sahabatnya, cinta terpendamnya. "Begitupun aku, kala melepas kepergianmu. Hatiku jujur pilu, takut tiada lagi temu untuk kita di lain waktu. Salammu selalu bergema bagai sapaan terakhir, sebab walau kecil tapi ketika resiko itu terjadi maka kita takkan pernah bersua lagi." -yang terlambat menyadari arti hadirmu di hati. 🐢 slow update! • kathamomo ©️2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines