Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
The Blue Eyes

The Blue Eyes

  • WpView
    LECTURES 5
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., mai 3, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Mots-clésnaazstory
Seorang gadis berambut penjang tengah menatap nanar seorang pria yang tengah berdiri dihadapannya. Ia meringis kesakitan.Sesekali ia mengusap kasar air mata yang mengalir di pipinya. "mau papah apa sih?!"rintih gadis itu.Ia berusaha menahan agar air matanya tak jatuh. "mau sekeras apapun papah-" BUGH Ucapan gadis itu terpotong setelah mendapat tendangan besar dari pria yang tak lain adalah papahnya.Ia menekan perutnya yg terasa nyeri. "Papah nyesel punya anak kaya kamu!!"pinta pria itu sembari berlalu meninggalkan anaknya yang tengah merintih kesakitan. Mata gadis itu kian memburam menatap punggung papah.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Cinta Neng Zulfa
  • KANALA (TERBIT)
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • Angkasa dan Cerita
  • AKU, KAMU DAN TUHAN [END]✔
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • ARTAN

Versi Terbaru dari "Neng Zulfa" Katanya jangan menaruh rasa pada seseorang yang tak mampu membaca muramnya wajahmu, tak mampu menafsirkan sembab matamu karena tangis, juga gelagat kepanikan jari jemarimu menahan sakit. Namun, pertanyaannya, bagaimana kalau rasa cinta itu sudah terlanjur ada? Bagaimana cara menampiknya? *** Zulfa Zahra El-Faza, seorang putri kiai yang tidak pernah tertarik dengan cinta, apalagi pernikahan di usianya yang masih relatif muda. Namun, semenjak Fatih Thoriqul Firdaus, gus dari pesantren tempatnya menimba ilmu datang dalam hidupnya, segalanya berubah. A story by Puput Pelangi

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu