Madhavi Agni

Madhavi Agni

  • WpView
    Reads 420
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Jul 9, 2022
"Demi ayah ibuku, demi Dona dan kakek, aku akan membunuhnya!" ••• Madhavi Agni adalah gadis ceria dengan kehidupan harmonis yang menjadi idaman semua orang. Namun, dunia sempurna gadis itu berubah menjadi pertarungan hidup mati semenjak bertemu pandang dengan Kalingga Abhinaya, sang Raja Nusantara . Bisakah Agni bertahan hidup dibawah gempuran Kalingga yang begitu bernafsu untuk membunuhnya? Bisakah Agni mempertahankan kewarasannya untuk mengambil kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya? ( this story is inspired by Joanne ) #L3N Event
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Perjalanan Sang Werewolf ✔
  • DENNIES
  • The Queens [COMPLETED]
  • A Life That Turns
  • Anggrek api dan Mata ketiga
  • I Live Only For Revenge
  • This Is Love? [ ✔ ]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines