Langkah Berduri [Tamat, Full Bab]

Langkah Berduri [Tamat, Full Bab]

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 14, 2024
"Tahfiz Al-Quraan" siapa yang tidak ingin menyandang gelar mulia itu? Memakai selendang penghargaan, membahagiakan keluarga juga memasangkan mahkota kepada orang tua kelak di surga? Hampir setiap muslim pasti menginginkan gelar itu. Begitupun dengan Fahrul, seorang santri yang memikul beban kehidupan harus bergulat dengan waktu demi sebuah impian. Memakaikan mahkota untuk orang tua, menyandang gelar, "Hafiz Al-Quraan karena Allah, hingga ke Jannah." 𝘾𝙤𝙫𝙚𝙧 𝙗𝙮 𝙥𝙞𝙣𝙩𝙚𝙧𝙚𝙨𝙩 𝙙𝙖𝙣 𝙘𝙖𝙣𝙫𝙖.
All Rights Reserved
#156
pondokpesantren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TASBIH CINTA FAHRI
  • 10. Saktah
  • Pena santri in love
  • [TERBIT] Zahralvi: Whispers of Qadr ✓
  • Cinta dan Strata (REPOST)
  • Cinta Neng Zulfa
  • ANAFI  cinta atau takdir (on going)
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Netra Anugerah : Amor Fati
  • Cinta Dalam Rohis

Cinta adalah anugerah terindah dari sang ilahi. Sebagai muslim atau muslimah, sewajibnya mensyukuri anugerah cinta dengan cara-cara elegan, cantik dan beriman. Sayang, Yasmin putri pengasuh pesantren tersohor kealimannya, gagal mengelola gelegar cintanya pada Fahri, santri pengarang kreatif dan sekaligus anak asuh kiai tersebut. Bahkan, dengan emosi yang membara, Yasmin berjuang untuk membuktikan pada Fahri bahwa tak sepatutnya Fahri menolak cintanya karena ia putri kiai besar, cantik dan berpengaruh. Sayang, Yasmin kebablasan. Ia terjerembab ke jurang kelam penuh duri kemaksiatan. Dan siapakah yang mampu menyembunyikan aroma-aroma bau? Peristiwa buruk yang dialami Yasmin membuat Fahri merasa sangat bersalah pada kiai yang amat dicintai dan dihormatinya. Tapi, sang kiai menolak untuk menikahkan Yasmin dengan Fahri karena janin di rahim Yasmin bukanlah anak Fahri. Kata sang kiai, "Setiap orang berhak mencintai dan dicintai bukan karena keterpaksaan atau belas kasihan, tapi keikhlasan." Lantas, bagaimanakah kelanjutan kisahnya? Mampukah Fahri menemukan cinta sejatinya? Cinta yang datang dengan sendirinya dari lubuk hati yang paling dalam tanpa ada sebuah keterpaksaan atau sebuah iming-iming. Yuk langsung baca aja kalau kalian penasaran sama cerita ini 👉 Jangan lupa baca ceritaku yang lainnya Kenangan indah bersamamu , hujan, Kamu, dan kenangan yang telah usai, dan surga yang tak dirindukan👌

More details
WpActionLinkContent Guidelines