Imperfect Young Papa

Imperfect Young Papa

  • WpView
    Membaca 2,665,044
  • WpVote
    Vote 167,351
  • WpPart
    Bab 44
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Des 12, 2024
Bintang terkejut sesaat, tetapi langsung tersenyum hangat saat melihat Darel pelakunya. Darel dengan manja meletakkan kepalanya di bahu Bintang sambil sesekali melihat masakan Bintang dan menghirup aroma masakan Bintang yang menggunggah selera. "Jadi malas renang" gumam Darel membuat Bintang tertawa. "Gak mau nurutin anak nih ceritanya?" Tanya Bintang menggoda Darel. Darel dengan cepat menggeleng agar tidak menimbulkan fitnah. Masa baru baikan udah ada masalah lagi. Kan gak lucu. "Mau kok! Cuman lagi pengen manja aja sama kamu" jawab Darel tersenyum hambar dan Bintang menggelengkan kepalanya geli. IKUTI KESERUANNYA TERUS!!!! Imperfect Young Papa > Young Papa
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#366
cacat
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • After Meet You
  • Transmigrasi Darya [PRE-ORDER]
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤
  • oppressor or oppressed? (TAMAT)
  • Transmigrasi Bunda
  • Pindah Raga
  • Salam Terindah
  • Auristela
  • Transmigrasi: Love Punch

Hazel mengidolakan Arsya di sosmed. Tapi tidak disangka seorang Arsya Darren yang memiliki banyak penggemar kaum hawa- merupakan teman kecil Hazel yang sudah terpisah selama sepuluh tahun lamanya. Cerita dimulai ketika Hazel bermalam di rumah Arsya selama dua Minggu "Kamu mau nikah muda gak, Ca?" Tanya Papah Arsya ditengah-tengah makan malam bersama "Papah kan tahu aca siap nikah pada umur dua puluh empat" jawab Arsya lalu menyuapkan sesendok nasi kedalam mulutnya "Lama banget itu mah ca, gimana si" sambar mamah Arsya dengan sewot "Ya terus kapan? Sekarang gitu?" Jawab Arsya sekenanya "Wah lebih cepat lebih baik" ucap bunda Hazel "Nikah sama kambing sono sekarang juga" ucap Hazel sambil tertawa "Ya sama kamu zel" ucapan ayah Hazel membuat Hazel tambah tertawa "Kami sepakat kalau kalian nikah akhir bulan ini. Kalian siap gak?" Ucapan Papah Arsya membuat Arsya memberhentikan aksi makan nya Hazel dengan reflek menjatuh kan sendok nya ke piring membuat bunyi nyaring di tengah keheningan

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan