Imperfect Young Papa

Imperfect Young Papa

  • WpView
    LETTURE 2,672,956
  • WpVote
    Voti 167,459
  • WpPart
    Parti 44
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, dic 12, 2024
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Bintang terkejut sesaat, tetapi langsung tersenyum hangat saat melihat Darel pelakunya. Darel dengan manja meletakkan kepalanya di bahu Bintang sambil sesekali melihat masakan Bintang dan menghirup aroma masakan Bintang yang menggunggah selera. "Jadi malas renang" gumam Darel membuat Bintang tertawa. "Gak mau nurutin anak nih ceritanya?" Tanya Bintang menggoda Darel. Darel dengan cepat menggeleng agar tidak menimbulkan fitnah. Masa baru baikan udah ada masalah lagi. Kan gak lucu. "Mau kok! Cuman lagi pengen manja aja sama kamu" jawab Darel tersenyum hambar dan Bintang menggelengkan kepalanya geli. IKUTI KESERUANNYA TERUS!!!! Imperfect Young Papa > Young Papa
Tutti i diritti riservati
#380
cacat
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • After Meet You
  • Kakak Chanyeol
  •  MARDARA
  • Transmigrasi Darya [PRE-ORDER]
  • Bintang [Park Jisung]✓ END
  • CUCU BUNGSU MAFIA (Tamat And Lengkap)
  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤
  • Auristela
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Transmigrasi Bunda

Hazel mengidolakan Arsya di sosmed. Tapi tidak disangka seorang Arsya Darren yang memiliki banyak penggemar kaum hawa- merupakan teman kecil Hazel yang sudah terpisah selama sepuluh tahun lamanya. Cerita dimulai ketika Hazel bermalam di rumah Arsya selama dua Minggu "Kamu mau nikah muda gak, Ca?" Tanya Papah Arsya ditengah-tengah makan malam bersama "Papah kan tahu aca siap nikah pada umur dua puluh empat" jawab Arsya lalu menyuapkan sesendok nasi kedalam mulutnya "Lama banget itu mah ca, gimana si" sambar mamah Arsya dengan sewot "Ya terus kapan? Sekarang gitu?" Jawab Arsya sekenanya "Wah lebih cepat lebih baik" ucap bunda Hazel "Nikah sama kambing sono sekarang juga" ucap Hazel sambil tertawa "Ya sama kamu zel" ucapan ayah Hazel membuat Hazel tambah tertawa "Kami sepakat kalau kalian nikah akhir bulan ini. Kalian siap gak?" Ucapan Papah Arsya membuat Arsya memberhentikan aksi makan nya Hazel dengan reflek menjatuh kan sendok nya ke piring membuat bunyi nyaring di tengah keheningan

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti