NARASI || Bapak

NARASI || Bapak

  • WpView
    Membaca 374
  • WpVote
    Vote 83
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 29, 2025
Tiap-tiap Manusia pasti terlahir dengan memiliki sejuta perbedaan. Kalaupun ada persamaan, maka akan kita temui juga beberapa perbedaan. Dan perbedaan itulah yang membuat Manusia berusaha untuk saling melengkapi, saling menopang dan saling menguatkan. Kata Bapak, setiap anak memiliki perbedaan. Dan kata Bapak, setiap anak itu Hebat, apalagi anak Bapak. Kenapa hebat? Karena mereka semua terlahir dari rahim seorang wanita yang hebat. Tapi... wanita itu sudah pergi untuk selamanya meninggalkan bapak dan anak-anaknya. Saat itu bapak mengatakan bahwa kematian adalah jalan takdir yang tak akan bisa kita hindari, apalagi kita rubah, cukup kita sebagai manusia mengikhlaskan apa yang telah pergi dari kita. Sebagai penulis, aku ingin mengatakan; Selamat datang di cerita Bapak dan kedelapan anak-anaknya yang memiliki karakter yang berbeda-beda dalam diri mereka. Selamat menikmati cerita ini. Selamat bertemu dengan ke delapan anak Bapak yang telah berhasil Bapak rawat menjadi anak-anak yang baik dan saling menghargai. Dari Narasi ini, Bapak berharap anak-anaknya dapat tubuh dan berkembang menjadi anak yang hebat. Bahkan tanpa ada Bapak di dalamnya. Selamat membaca... Terimakasih untuk yang sudah singgah. 02 Mei 2022 menjadi saksi cerita ini dirilis. 31 Mei 2022 (cerita ini berubah judul dan juga deskripsi) Cover by: Pinterest NB: Slow Update
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#156
bapak
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Perahu Kertas - The Story Of After Rain 2 [Reinkarnasi] || 48 {END}
  • Perfect uncle ✓
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  • ALVIN (On Going)
  • 𝗗𝗮𝗿𝘂𝗻𝗮
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Ghea
  • saireen : to eternal peace
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • BETWEEN

Konon katanya, alam semesta tempat di mana manusia tinggal, adalah bukan satu-satunya tempat kehidupan manusia berlangsung secara nyata. Melainkan ada banyak sekali universe lainnya dalam satu kehidupan (Multiverse). Ketika seorang anak manusia terlahir ke satu dunia, maka ia juga akan dilahirkan ke dunia yang lainnya secara bersamaan. Namun, dengan memiliki nasib dan alur hidup yang berbeda. Jika anak manusia itu tiada dalam satu kehidupan. Maka belum tentu ia yang berada di dunia lain juga ikut tiada. Tak harus bersamaan. Mereka yang lebih dulu atau sedikit lebih lama terlahirnya, juga akan memiliki wajah yang serupa di universe masing-masing. Sebab mereka saling terhubung. Lantas, bagaimana jika ada seorang anak manusia yang tiada itu berpindah ke dalam tubuhnya yang lain yang ada di universe lain? Kau bisa menyebutkan hal ini ke dalam satu kata, yakni reinkarnasi. Terlahir/hidup kembali di universe lain. Bermula dari penembakan yang dilakukan oleh seorang anak yang bersikeras membalaskan dendamnya. Hingga berujung terbunuhnya satu keluarga beserta adiknya sendiri. Tak berhenti sampai disitu, sang profesor bejat juga turut andil. Kau tau apa yang ia lakukan? Sepuluh granat ia perintahkan pada agennya yang bertugas untuk dilemparkan pada waktu yang bersamaan kepada sekelompok manusia yang tengah berlarian menyelamatkan dirinya masing-masing. Tapi sayang. Ledakan yang serupa dengan bom yang menciptakan kepulan asap seperti jamur, berhasil melenyapkan eksistensi mereka semua dari dunia itu. Dan sekarang, sebagian dari mereka telah berada di universe ini. Siapa saja mereka? Apakah mereka masih dapat saling mengingat di kehidupan sebelumnya? Mari baca ceritanya agar kalian tahu, apa yang terjadi pada kehidupan mereka selanjutnya. Sit quietly. Reinkarnasi dalam universe lain telah dimulai... Copyright© ReevenAR All Right Reserved 2022 ⚠️Dimohon untuk tidak menyalin, menjiplak, atau mengembangkan cerita ini tanpa izin!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan