SAMPAI KAPAN?

SAMPAI KAPAN?

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 4, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Sifat tarik ulur memang sangat memuakkan. Tapi mengapa kebanyakan orang masih menunggu untuk didatangkan perasaan? Sampai kapan seseorang harus menunggu? Sampai kapan seseorang harus menolak jika ada yang mendekatinya? [Diterbitkan pada tanggal 3 MEI 2022]
All Rights Reserved
#398
dewi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Smiley: I'm Okay [END]
  • Love In Silence (Complete)
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • JIWATRISNA (Complete)
  • 𝓐𝓷𝓽𝓪𝓰𝓸𝓷𝓲𝓼 𝓕𝓪𝓶𝓲𝓵𝔂
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • A & El [End]
  • This Is My Dream
  • KENLA

[Selesai revisi] Ikuti alurnya, nikmati prosesnya, rasakan sakitnya. Cerita ini tentang seorang gadis yang berusaha untuk keluar dari tuduhan keluarganya sendiri, dituduh sebagai pembunuh dan tidak dianggap sebagai keluarga. Tragedi yang menewaskan bundanya hingga membuatnya trauma selama dua tahun, setelah berhasil keluar dari traumanya dan menjadikannya gadis yang lebih kuat. Dia harus berhadapan dengan penderitaan yang selalu mengikuti langkahnya. Disiksa, dicaci-maki, ditinggalkan dan berbagai macam penderitaan yang dia rasakan. Apakah keluarganya akan sadar? Akankah mereka tau siapa pembunuh sebenarnya? _______________________________ Gadis yang mempunyai senyum sehangat mentari dan memiliki rahasia kelam segelap kegelapan. Melalui hari dengan senyuman hingga pergi dengan cara mengejutkan. "Aku sayang Bunda, sayang Papa, dan sayang Kakak." *** "Pengen dinyanyiin lagu pengantar tidur sama Papa." Upload pertama pada tanggal: 31 Oktober 2021 Reupload pada tanggal: 05 Maret 2022 End pada tanggal : 21 Agustus 2022 ⚠⚠⚠Warning ⚠⚠⚠ Jangan plagiat cerita ini karena aku buat cerita ini murni karena pemikiran aku. Jadi kalau mau plagiat pliss pergi jauh-jauh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines