perverted life.

perverted life.

  • WpView
    Membaca 4
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 2, 2022
WpInfo
Non-fiksi
Aku bermimpi Aku melihat rumah yang sangat besar tapi aku berusaha menghancurkan rumah itu Rumah yang di buat oleh mamaku kalau di ingat ingat seperti nya aku menghancurkan rumah itu karna tidak menyukai desain nya yang di sebagian sisi rumah ada kaca tembus pandang. aku mencoba menghancurkan rumah itu berulang kali dengan bom yang entah aku dapat kan dari mana Pertama aku meletakkan 4 bom di masing masing titik sisi rumah itu tapi waktu untuk bom nya meledak terlalu cepat. Aku yang berusaha agar tidak ikut terkena ledakan bom itu justru malah terkena kepada aku, kupikir itu akhirnya tapi aku mengulang kembali dan mengambil bom yang memiliki waktu cukup lama ku kira itu berhasil tapi ternyata ledakan bom itu cukup besar sehingga aku terkena lagi Aku mengulang terus menerus dengan akhir yang sama. Aku sudah tidak mau lagi tapi aku melihat ada 4 bom di dekat pohon beringin aku mengambil nya dan berpikir jika dengan ini tidak bisa aku akan berhenti. Aku meletakkan bom itu dan aku berlari sejauh dan secepat mungkin kupikir seperti nya tidak akan berhasil lagi tapi ternyata berhasil. Suara bom yang sangat besar dan memekakkan telinga sampai tanah bergetar. Serpihan serpihan kaca berjatuhan dan aku berpikir "ini berhasil?" "Benar benar berhasil?" Entah kenapa aku sangat senang. Aku ingin kembali ke rumah tetapi aku tersesat di antara pohon pohon yang tinggi itu. mau melihat kelanjutan nya? lihat lah di prolog. cerita kedua. Eumm ini sebenarnya ada sedikit fiksi nya tapi kebanyakan berdasarkan kenyataan. mohon maaf jika ada penulisan yang salah. jika tidak menyukai cerita ini silahkan keluar dari cerita yang saya buat. menerima kritik dan saran tetapi dengan bahasa yang baik tidak kasar.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#58
santet
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • CATATAN HARIANKU
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • WARISAN
  • New Possessive Family
  • bisikan
  • Hai, Kak! (END)
  • Di Antara Rumah yang Kosong
  • Sehari Untuk Selamanya
  • Become Baby Boy✓
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]

Tentunya pasti dari kalian pernah mendengar cerita-cerita atau melihat film-film hantu yang menyeramkan ? mungkin akan membuat bulu kuduk kalian berdiri, apalagi jika melihat langsung wujud-wujud dari mereka. Kemungkinan orang itu akan terlihat seperti orang tak waras yang sering berbicara seorang diri atau bertengkar meski yang dihadapinya hanyalah angin semilir. Seperti halnya yang terjadi pada diriku, cerita-cerita yang terjalin bersama makhluk-makhluk mengerikan itu sampai menjadi luka yang mendalam ketika berjalan beriringan dengan langkah mereka. Sulit terbayangkan ketika ribuan makhluk berwujud tak ideal menampakan diri padaku, menggangu kenyamananku untuk beraktivitas seperti layaknya teman-teman sebayaku lakukan. terlebih ketika semua ini bukan ilusi belaka ataupun halusinasi, wajah-wajah mereka yang mengerikan dan menyeramkan itu benar-benar hadir di setiap waktuku. Seringkali aku heran dengan mereka, duniaku dengan dunia mereka jauh lebih berbeda, tanah yang kami pijakpun juga berbeda. suatu ketika aku pernah berfikir, mengapa mereka harus terlibat dalam hidupku begitu pula aku harus terlibat dalam hidupnya. Namun, aku mulai menyadari bahwa kita masih berada di bawah naungan langit yang sama. Berulang kalinya semua peristiwa ataupun kejadian tentang diriku juga dengan orang lainnya terjadi begitu saja. Aku seperti surat kabar yang siap untuk memberitahukan setiap kabar peristiwa ataupun kejadian yang akan terjadi dengan diriku ataupun orang lainnya. Semua itu tersimpan dalam catatan Harianku ini. Jika kalian tetap menginginkan menjelajahi catatanku, aku persilahkan memasuki Gerbang Dimensiku terlebih dahulu untuk bercengkrama dengan kisah-kisah mereka. Ingaatlah ketika mereka berkata "Merekapun pernah nyata !!!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan