Tomorrow With You

Tomorrow With You

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 24, 2023
Seorang perempuan yang sendari tadi memperhatikan pria itu dari kaca mobilnya ikut menangis dan terluka saat Brian berusaha bangkit namun kursi roda itu malah terdorong jauh darinya. Dia akhirnya memberanikan dirinya menghampiri pria yang saat ini sedang menunduk dan menangis. Sepertinya tidak menyadari kehadiran Kira, lalu mengangkat kursi roda itu kesisi Brian dan membuatnya tersadar bahwa ada orang disekitarnya. Brian kaget melihat perempuan yang sekarang berdiri dihadapanya mengangkat kursi roda itu ke sisinya. "Apa yang kamu lakukan disini? Apa kamu ingin menertawakan betapa hancurnya aku?" tanya Brian ketus. "Aku hanya ingin menbantumu naik ke kursi roda, setelah itu aku akan langsung pergi. Mari aku bantu." Sambil mengulurkan tanganya kearah bahu Brian. "Jangan menyenyuhku." Menepis tangan perempuan itu sehingga dia refleks terdorong ke belakang syukur dia bisa menyeimbangkan tubuhnya. "Tolong jangan terlalu kasar saya sedang hami anak kembar ini ." Ucap Kira enteng sambil mengelus perutnya membuat Brian mengarahkan pandangannya pada perut buncit Kira. "Maaf." sesal brian dan akhirnya dia mau dibantu naik ke kursi rodanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Pregnant with Rebel Prince
  • SHALL WE? (END)
  • BRINCA
  • syanin
  • Aku Jatuh dan Cinta
  • H(our)s
  • Be Yours
  • Softer than Summer Night
  • [COMPLETED] 7 Days

~HEARTBREAKING~ _________________________________________ Perlahan ia melangkah,menepis jarak yang terbentang diantara keduanya.Hingga akhirnya ia mensejajarkan dirinya tepat didepan gadis yang wajahnya kini tampak basah,campuran keringat juga air mata"Berapa?"satu kalimat yang mampu membuat gadis yang tak lain ialah Arum tersentak detik itu juga. "Kak-" "Berapa dia bayar lo?"tukas Adrian dingin,tanpa perduli air mata Arum yang kian tampak deras"sebut aja!Gue bayar 1000 kali lipat-"katanya menggantung dengan pandangan mata yang seolah tengah menelanjangi Arum . "Kak-" "Syaratnya cukup puasin gue sekali,cuma sekali ! listen?"potongnya penuh penekanan disetiap katanya,sementara ditempatnya Arum menggeleng keras seraya menangis tersedu. _________________________________________ WARNING : 17+ "MENULIS TAK SEMUDAH MEMBACA " Story by :orangeflavours Ig :@flavoursorange Twitter : @orangeflavours Youtube : @orangeflavours

More details
WpActionLinkContent Guidelines