The Ghost Next Door

The Ghost Next Door

  • WpView
    LECTURAS 471
  • WpVote
    Votos 42
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 6, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
Muak, Ibra Salim memutuskan untuk hengkang dari kehidupan glamornya sebagai seorang aktor film terkenal tanah air. Ibra ingin bebas menjadi dirinya sendiri dengan sepenuhnya menghindari orang-orang di sekitarnya yang beracun. Pertemuannya dengan Mae, seorang gadis yang diketahui Ibra sebagai tetangga kamar sebelahnya, yang memiliki perawakan mungil, pecicilan, berisik, dan berantakan itu membuyarkan semua impian Ibra untuk bisa hidup menyendiri dalam damai. Mae selalu muncul di saat yang enggak tepat dan mengganggu Ibra dengan segala tingkah lakunya. Sebenarnya siapa, sih Mae ini? Kenapa dia selalu muncul tiba-tiba tanpa suara? Kenapa pula penghuni kamar lain enggak ada yang menggubris kehadirannya? ======================== WARNING: This story deals with difficult and heavy topic, including drugs, violence, lots of cursing, and sex. Please skip it if your under 18. Thank you^^
Todos los derechos reservados
#8
romkom
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bacot Tetangga (Ina Zakaria)
  • Hampa Merangkai Duka
  • TWO SELEB [END]
  • Si Cantik Milik Pria Soleh
  • See You In The Next Love Story
  • Wrongful Encounter [COMPLETED]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • You Are Arcoiris
  • ARGA [REVISI]
  • ARTA MARETTA (END)

Ini sebuah cerita tentang keseharian Nurul, wanita berusia 26 tahun, lulusan SMA, belum berkeluarga, dan bekerja sebagai guru les. Pernah bertunangan selama 7 tahun, tetapi kandas dengan mengenaskan; diselingkuhi, dan ditinggal nikah tunangannya yang telanjur menghamili wanita lain. Nurul suka mager dan rebahan. Telinganya setara sensor seharga satu miliar. Daripada marah karena bacot tetangganya yang suka bikin sakit hati, mending ia tulis jadi diary. Siapa tahu memberi motivasi, juga materi, kalau-kalau diary-nya ini dicetak jadi buku, film, atau mungkin sinetron TV. Buat yang senasib sama Nurul: sabar. Buat yang nggak: jangan lupa bersyukur. Ini cuma fiksi, bukan based on true story. Cuma sebatas imajinasi yang kadang nyata terjadi.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido