Gérald : Hanna Boyfriend

Gérald : Hanna Boyfriend

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 12, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Apa yang mau kamu pertahankan lagi?" Gadis itu menatap lelaki di depannya, walaupun ada rasa takut yang menyerangnya, namun ego nya lebih menguasai. "Hubungan kita, beserta apa aja yang berhubungan sama lo di hidup gue!" jawab lelaki itu jelas. "Kalau lo punya 1000 cara buat gue mundur," Ucapnya berjeda. "Tapi gue punya 1001 cara buat lo balik lagi sama gue!" lelaki itu lalu menatap gadisnya pergi dari hadapannya. Lalu ia tersenyum sambil memberi kode kepada temannya yang lain untuk pergi. "Cabut! Club biasa." Dan berakhir puluhan motor besar membelah jalan kota Jakarta yang padat. 🤍🤍🤍 by : ruthleony No plagiarism, be smart readers. Thankyou🤍
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines