25 partes Concluida "Rumah Bernama Kamu" adalah kisah tentang menemukan rumah bukan pada bangunan, tetapi pada seseorang yang membuat kita merasa pulang.
Cerita ini berpusat pada dua hati yang tak sengaja bertemu di tengah hiruk pikuk nya dunia yang keras dan dingin.
Mereka sama-sama terluka, sama-sama pernah kehilangan arah, namun dalam tatapannya, mereka menemukan rasa aman yang tak bisa dijelaskan.
"Rumah" dalam cerita ini bukanlah tempat dengan dinding dan atap, melainkan pelukan hangat, tawa kecil, dan cara seseorang memahami kita tanpa kata-kata.
Ini tentang rasa yang membuat hati yakin bahwa pulang adalah ke mana pun orang itu berada.
"Aku tak pernah mencari rumah, sampai kamu datang dan membuatku ingin pulang."
Baginya, rumah bukan lagi sekadar bangunan. Rumah adalah seseorang yang membuat dunia terasa aman, meski dunia itu hancur di luar sana. Di antara luka masa lalu dan rasa takut akan kehilangan, mereka saling menemukan-dengan cara yang sederhana, hangat, dan begitu nyata.
"Rumah Bernama Kamu" adalah kisah tentang mencintai seseorang hingga terasa seperti pulang, tanpa syarat, tanpa alasan, hanya karena hati memilih untuk percaya.
Dengan nuansa hangat, manis, dan penuh emosi, "Rumah Bernama Kamu" akan mengajak pembaca merasakan bahwa cinta sejati bukan tentang mencari tempat terbaik, tapi tentang menemukan seseorang yang membuat kita merasa cukup, utuh, dan selalu ingin kembali.