DEXTER

DEXTER

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 27, 2022
Dahulu, aku punya seribu alasan untuk pulang lebih awal. Hanya untuk menemanimu makan. Memasak makanan kesukaanmu sudah menjadi rutinitasku. Kau suka sekali makanan santan. Berbeda denganku, aku bukan tidak suka. Tetapi, aku tidak bisa memakan makanan santan karena aku punya riwayat penyakit lambung. Setelah kau sembuh, kau pun memasak makanan santan yang biasa aku buatkan untukmu. bersamamu adalah hal terbaik dalam hidupku. Namun, tidak kusangka kesembuhanmu tak berlangsung lama. Karena kelalaianku, aku kehilangan dirimu, Ibu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTER EGO (TAMAT)
  • 𝐊𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐞𝐧𝐣𝐚 [Sudah Terbit]
  • Heart & Vein END
  • ANAYRA (ON GOING)
  • [END] When the Stars are Tired
  • The White Lie
  • Dengarkan Hatiku [TAMAT]✔
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Luka di Sudut Ruang [END]

Tuhan sangat ndak adil. Aku sudah kehilangan segalanya. Kebahagiaan, hidup tenteram, mahkota yang paling berharga, bahtera rumah tangga bahkan buah hatiku tercinta. Aku benci hidup ini. Benar-benar benci. Aku berada dalam dasar terbawah dari rotasi kehidupan, yang rasanya mendongakkan kepala saja ndak sanggup. Namun, lagi-lagi Tuhan bermain pada takdir. Dia hadir, dengan segala cahaya kemilau yang membuatku memudar. Dia juga lah yang mengulurkan tangan dan berkata, "Aku nggak akan ninggalin kamu." -- Kumala Putri Aku merasa sangat terberkati. Tuhan begitu baik padaku. Hidup dalam limpahan kasih sayang, cantik, menawan, anggun, dan kupikir-pikir hidupku terlalu mulus. Tak ada tantangannya. Tapi, sepertinya Tuhan memiliki skenario lain akan fungsiku di dunia. Aku hidup untuk menyelamatkannya. Aku mati pun untuk menyelamatkannya. Di saat aku berniat pergi, dengan memohon dia memintaku tetap bersamanya. "Jika kamu pergi maka hidupku ndak berarti lagi." Lalu aku harus bagaimana? -- Vanessa Putri Warning: Tulisan ini mengandung Mature Content, banyak kata-kata kasar, beberapa adegan kekerasan serta adegan dewasa. Jadi, mohon bijak dalam membaca. Cover by Anagraphic_

More details
WpActionLinkContent Guidelines