I Will Save My Village

I Will Save My Village

  • WpView
    Reads 3,295
  • WpVote
    Votes 580
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 30, 2025
[FANTASI - ROMANCE] Begitu terbangun dari kecelakaan, aku sudah memasuki raga putri seorang Count yang diasingkan ke sebuah desa. Dan tidak habis pikirnya, semua yang ada disini persis dengan novel yang kubaca. Dan aku sadar bahwa ..... kelak aku akan mati menjadi korban dari kebakaran desa. Kebakaran yang terjadi karena kemarahan seseorang. Dia adalah sang second lead male dari novel itu. Seorang lelaki yang mrupakan keturunan dari penyihir agung. Lelaki itu marah karena ditolak pemeran utama wanita. Dia membakar sebuah desa untuk melampiaskan kemarahannya. Dan parahnya desa yang dibakar itu adalah desa tempatku tinggal! Tentu saja aku tak bisa tinggal diam. Aku bertekad pergi dari desa itu, tapi sepertinya ... Aku tidak bisa. *** "Kau sensitif sekali! Cobalah untuk selalu tenang ketika dihadapkan dengan sesuatu yang tak kau sukai" "Itu karenamu" "Huh? Aku?" "Jika kau ingin aku selalu tenang, maka tetaplah di sisiku" "Aku akan selalu di sisimu" Lagipula aku hanya punya satu teman, dan itu dia. "Kuharap kau tak melanggar ucapanmu. Karena jika kau melanggar, aku tidak tahu apa saja yang bisa kulakukan dengan sihir apiku ini" ____________ ★ BUKAN NOVEL TERJEMAHAN ★ SEMUA MEDIA DIAMBIL DARI PIN & IG ★ STORY 3
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why you Comeback
  • Memories in Moon
  • New World [TRANSMIGRATION]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Broken Harmony (End)
  • Jika Nanti Aku Kembali
  • ��𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Yesterday Lies
  • Become an Antagonist Fiance (SELESAI)
  • Wasted Princess [On Going]

"Kenapa kamu balik lagi? dan tadi kamu bilang apa? mau perjuangin aku? Udah nggak ada guna nya" ujar gadis itu dengan penuh penekanan kepada pemuda yang bernama lengkap Gemilang Pratama. "Kasih aku kesempatan sekali lagi Sa. Aku minta maaf atas semua hal yang terjadi dulu. Aku bakal jelasin semuanya...aku janji bakal buat kamu jauh lebih bahagia kali ini," Ujar Tama lirih dan penuh permohonan. Tangan Tama berusaha untuk memegang pergelangan tangan gadis yang ia panggil, 'Sa'. Namanya Dia Carissa, kerap kali dipanggil Sasa. Namun, tangan Tama justru ditepis oleh Sasa. Sasa menatap Tama dengan sorot mata yang tak bisa dijelaskan. Kekecewaan, kebencian, kerinduan, kecemasan, bercampur aduk dalam sorot mata Sasa. "Ga ada satupun kesempatan yang pantas aku berikan lagi ke kamu. Aku sangat berharap kamu MATI", ujar Sasa dan berlalu meninggalkan Tama dengan tergesa-gesa. Tama hanya bisa menatap kepergian Sasa dengan terpaku, pemuda itu terpaku pada kata terakhir yang dilontarkan oleh Sasa. MATI

More details
WpActionLinkContent Guidelines