Gadis Dandelion

Gadis Dandelion

  • WpView
    Leituras 510
  • WpVote
    Votos 118
  • WpPart
    Capítulos 20
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jun 13, 2022
"Raymond. Biasa dipanggil Ray." Pemuda itu menyodorkan tangannya bemaksud bersalaman. Valerie tersenyum, hendak menyebutkan namanya, sebelum kemudian...... "GAWATTTT. GAWATT, kita harus pulangg." Ocha memegang tangan Valerie kuat, Nia dan Lia yang kini juga sudah berada di samping Valerie terlihat kebingungan dengan harap-harap cemas, berharap kejadian yang tidak diinginkan itu tidak terjadi. Ketiga temannya itu sudah sedikit memaksa Valerie, hendak menyeretnya pergi dari sana. "Cha, cha tunggu bentar, ada apa sih?" "Ituu... ituu.. aduhh..." "Itu apa sihh Cha?" "Nyokab lo!" Kini giliran Nia yang menjawab tak sabaran. "Nyokab gue kenapa?" "Nyokab lo di sini." Jawab Lia memelas. Valerie membulatkan matanya, kemudian cepat-cepat hendak pergi dari sana, sebelum ia sadar sedetik kemudian bahwa Raymond masih menunggunya dengan keadaan bingung setengah mati. Valerie menoleh ke arah Raymond. "Sorry, i have to go. Nice to meet you." Ini bukan cerita cinderlela. Ini kisah tentang seorang gadis penggemar dandelion yang bertemu dengan laki-laki pertama yang mengajarinya tentang arti penerimaan. Karena hal paling menyedihkan dari penderita autoimun adalah bahkan tubuhmu sendiri menolak keberadaan dirimu. Multiple Sclerosis. Selain kata itu, kini Valerie punya kata lain yang sepertinya akan terus menjadi teman di hidupnya. Raymond.
Todos os Direitos Reservados
#950
dokter
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Glitch
  • Kelas A [End]
  • Epiphany - Lee Jeno [SELESAI-REVISI]
  • Middlemost | ENHYPEN ✔
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • MY PETERPAN ALEN
  • AGGA
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • ★BABY ZION★
  • Tokoh Utama
Glitch

Glitch (completed) ------------------------------------------------------- "Neo lagi apa, Yah? Aku mau bicara, dong." "Siapa?" "Neo. Udah bangun belum dia?" "Neo siapa, Lin?" Aku bersumpah jantungku berhenti berdetak selama beberapa detik. "Maksud Ayah apa?" "Lah? Itu kamu tadi nanyain siapa? Mau bicara sama Bi Dedeh?" "Yah ... jangan bercanda." Bahkan sambil mengatakannya, aku tahu Ayah tidak sedang bercanda. Aku tahu ada sesuatu yang salah. "Ngomong apa, sih, kamu? Lin, udah dulu, ya. Ayah hampir telat berangkat kerja." "Tunggu! Tolong jangan bikin aku tambah pusing, Yah. Aku mau bicara sama adikku!" Hening selama beberapa detik. "Sepertinya kepalamu benar-benar keras terbentur." "Maksudnya?" tanyaku di tengah degup jantung yang tak karuan. "Alin, kamu gak punya adik. Kamu itu anak semata wayang." *** Dalam sebuah perjalanan kereta, Alin, seorang gadis remaja berusia tujuh belas, terbangun dari tidurnya. Saat itu, ia menyadari beberapa hal terasa sedikit berbeda dari sebelum ia jatuh tertidur. Termasuk, bayangannya sendiri di cermin. Mengapa ia mengenakan pakaian lusuh dan ketinggalan jaman? Mengapa sahabat terdekatnya tidak mengenalinya? Dan yang paling penting, ke mana perginya Neo, adik kesayangan Alin yang tiba-tiba raib seolah ditelan bumi? Apa yang sebenarnya terjadi pada Alin? Atau... pada dunia ini?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo