Luka & Lupa

Luka & Lupa

  • WpView
    Прочтений 10
  • WpVote
    Голосов 2
  • WpPart
    Частей 3
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published вск, мая 8, 2022
Aku masih ingat betul saat pertama kita bertemu. Aku yang memang menyukai tempat-tempat sepi. Sementara kamu seseorang yang waktu itu butuh ketenangan untuk menyendiri. Tampaknya apa yang kita rasa menjadi alasan utama kenapa kita bisa jumpa. Meski kali pertama hanya bisa memandangmu saja. Sebab aku masih belum berani mendekatimu. Kedekatan kita di media sosial itu masih membatasi keberanianku. Namun,pertemuan kita yang tanpa sengaja (bagimu) di taman kota itu sudah cukup untuk merekammu dalam ingatan. Dan mungkin pertemuan kedua bagian dari rencana Tuhan. Kita bertemu disebuah toko buku. Aku yang sedang mencari kumpulan puisi-puisi. Sementara kamu butuh buku sebagai bahan referensi tugas akhirmu. Cukup kuat rasanya menjadi alasan kenapa kita menjadi lebih dekat. Menjadi lebih hangat di media sosial. Walau di dunia nyata kita masih malu-malu untuk untuk saling sapa. Tapi tidak mengapa. Bagiku itu sudah lebih dari cukup rasanya. Itu sebuah awal yang baik. Untuk memulai sesuatu yang baik juga.
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Teruntuk kamu, Septemberku ♥
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • Cinta Dua Arah ( On Going )✨
  • TRIANGLE
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • You are in my past and my future [END]
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • OUR PROMISE
  • Nasihat dalam Puisi

Ini dari ku, Aku yang dulu hanya sesosok penunggumu yang tidak pernah kamu tahu, Aku yang dulu hanya sesosok pemerhati yang tidak pernah kamu pekai, Lambat laun, setelah waktu berputar mengelilingi dengan begitu banyak keadaan Aku mulai memilih untuk mundur dan menyerah Entah bagaimana rasanya... Berusaha merelakan kamu yang belum sepenuhnya dimiliki sakitnya bukan main Namun, Tuhan begitu adil dalam membolak-balikan hati, Aku tahu segala sesuatu yang hadir didalam hidup siapapun adalah keputusan terbaik bagi dirinya Sampai dihari ini... Aku dan kamu telah menjadi sebuah kata "Kita" Meski memang belum akhir dalam sebuah takdir, tetapi aku selalu berharap kamu yang terbaik Terima kasih sudah membuatku jatuh setelah jatuh, Terbang tanpa sayap, juga, merasa dicintai dengan baik Teruntuk kamu, Septemberku ♥

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту