Two Hearts In Complicated People

Two Hearts In Complicated People

  • WpView
    Reads 3,223
  • WpVote
    Votes 350
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 4, 2022
Jika bisa memilih cinta, setiap orang pasti akan memilih mencintai orang yang juga mencintai kita. Tapi sayangnya, hati kita tidak pernah berdiskusi terlebih dahulu ketika dia menetapkan untuk jatuh hati pada seseorang. Ini kisah 2 hati dari 2 orang remaja yang rumit. Dua orang remaja yang keras kepala, 2 orang yang memiliki permasalahannya tersendiri, 2 orang yang memiliki ego tinggi, dan 2 orang yang saling jatuh hati namun harus berperang dengan ego dan keadaan. Ketika pikiran dan ego terus menolak cinta yang tumbuh, namun hati mereka justru semakin kuat menumbuhkan cinta diantara mereka dengan berbagai keadaan yang justru membuat mereka semakin dekat dan terikat hatinya. Bagaimana mereka mendamaikan 2 hati dengan segala kerumitannya dalam satu cinta?
All Rights Reserved
#53
betrandpetoputraonsu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANTARA DOA DAN RASA
  • AnindiBara - Ini Tentang Perbedaan Kita (Lengkap)
  • The Heart Wants What It Wants (H.S)
  • Dibawah Langit Yang Retak (joongpond)
  • Akhir Pertama [Segera Terbit Open PO]
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Complicated Love
  • Between Us : One Heart Two Stories [On Going]

Setelah patah hati yang mengajarkan luka lebih dalam dari sekadar kehilangan, Lili bersumpah tak ingin jatuh lagi. Tapi takdir mempertemukannya dengan lelaki sederhana yang hadir tanpa janji manis tapi penuh makna. lelaki itu berbeda. Bukan hanya caranya mencintai, tapi juga arah doanya. Semakin dekat mereka, semakin jauh kenyataan membawa. Di antara senyuman dan air mata, mereka menyadari: cinta bisa tumbuh di mana saja, tapi tak selalu bisa tinggal. Ini adalah cerita tentang dua hati yang saling menemukan, tapi tak bisa memiliki. Bukan karena tak cinta tapi karena mereka terlalu percaya. Apakah rasa bisa tetap tumbuh meski arah tak sejalan? Atau justru mereka harus memilih, antara cinta yang hangat... atau keyakinan yang tak bisa dikompromi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines