360-degree Feedback

360-degree Feedback

  • WpView
    Reads 152
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 15, 2022
Warning! 18+ Gedung sudah dipesan, undangan sudah disebar, segala persiapan pernikahan sudah rampung seratus persen. Masalahnya, satu hari sebelum akad--tepatnya ketika seharusnya kedua mempelai menjalani prosesi siraman--mendadak mempelai pria menghilang. Didi, sebagai mempelai wanita, sudah pasrah dengan berbagai prasangka pun hinaan yang akan ditujukan padanya mengingat Adharus--mantan calon suaminya--merupakan seorang penyanyi dan juga aktor kenamaan negeri ini. Tidak lagi memikirkan soal kerugian biaya yang sudah dikeluarkan untuk acara pernikahan yang telah ditetapkan sejak enam bulan lalu karena batalnya acara, kegilaan kembali menyambangi hidupnya tatkala Edame--sepupunya--mengajukan diri menggantikan posisi Adharus untuk tetap menjalankan acara pernikahan. Gilanya lagi, Didi menyetujuinya. Namun, kegilaan tidak serta merta berhenti di sana. Petaka bernama gila akan menyambangi hidup keduanya. Masalahnya, mampukah mereka melewati segala duka lara? NOTE : Jangan diplagiat di platform mana pun! Published : May 7th 2022
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Husband |END|✓
  • Satu Garis (tak) Lurus
  • ARYA & DARA [END]
  • Sahabat ... Nikah, Yuk! [Republish]
  • Revenger Cries New
  • Quatervois
  • The Missing Years | ✓
  • Not Like The Movies
  • I am (not) Into It (UNDER REVISION)
  • Di Atas Kasta

_____________________________________ Dellia ingin pernikahan yang bahagia sama seperti wanita pada umumnya, tapi bagaimana jika kamu di paksa untuk menikah dengan orang yang tidak baik agamanya? Inilah yang dirasakan oleh Dellia, ia tidak diberi kesempatan untuk menolak hingga penikahan itu terlaksana. Ketika kata "Sah" terucap di bibir Adam, Dellia malah sudah langsung mencintai suaminya, padahal seharusnya Dellia tidak perlu secepat itu untuk mencintai Adam. Dellia mengharapkan penikahan ini menjadikan ladang pahala baginya. Ia selalu memperlakukan Adam dengan baik dan membantu Adam jika ia sedang kesulitan. Dan Dellia juga berusaha agar Adam bisa kembali dekat dengan Allah. Dellia berharap Adam juga dapat mencintai Dellia dan dapat membimbing Dellia menuju jannah-Nya. Tapi sayang semua kesabaran yang sudah Dellia berikan untuk Adam, berakhir tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh Dellia. Apa ini emang sudah menjadi takdir Dellia? Yang Dellia dapat lakukan sekarang hanya pasrah dengan semua ketentuan Sang Maha Kuasa. "Ya Allah, berikanlah hamba bisa menerima semua takdir ini dengan ikhlas."

More details
WpActionLinkContent Guidelines