Gusku Adalah imamku

Gusku Adalah imamku

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 13, 2022
★FOLLOW DULU SEBELUM BACA★^_^ Muhammad Farhan al-ghozi. Anak pertama dari kyai Sholeh dan Umi Aminah.Pria Tinggi dengan wajah Tampan.Tapi sayang sifatnya terbilang dingin dan juga cuek,tapi tidak berlaku saat sudah menikah dengan seorang gadis cantik dari pondok pesantren Abinya yang terbilang seratus delapan puluh derajat berubahnya. naula Atmaja.Gadis cantik, dengan bulu mata melantik serta Tubuh yang terbilang mungil.sikapnya yang terbilang bar-bar membuat Farhan harus lebih sabar menghadapinya.karna kalo tidak, maka sudah dipastikan hubungan mereka akan seperti apa? Mau tau? Baca cerita nya(✿ ♡‿♡). {Follow DULU BARU BACA HEHEHE}
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hukum Cinta [ SELESAI ]
  • CINTA SEORANG GUS [BELUM REVISI]
  • TAKDIR YANG TAK TERDUGA [TERBIT]
  • Imamku Gus Killer [Terbit]
  • Ana uhibuka Fillah mas zaidan
  • 𝐃𝐢𝐚 𝐆𝐮𝐬𝐤𝐮!
  • "Hay Gus Fahri"
  • Surah Hafalan untuk Ustadz (TELAH TERBIT)
  • Annam Al Abbiyan
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia

14 tahun yang lalu, tepat hari meninggalnya Umi Zea beliau adalah istri dari Kyai Ahmad dan ibu dari 2 orang putri dan 1 orang putra l, yang bernama Zahrah Zea Zanitha, Raisya Nur Albirru dan Ameer Faiz. Umi Zea meninggal karena hukuman mati atas kasus pembunuhan pada putranya sendirian. Ning Zahrah tidak percaya bahwa ibunya yang punya gangguan mental, sifatnya yang masih seperti anak kecil mana mungkin bisa membunuh? Namun Kyai Ahmad tetap terus yakin bahwa istrinya itu lah telah membunuh Faiz. Ning Zahrah tumbuh diwilayah pesantren Arafah yang ada dibogor. Ning Zahrah bertekad untuk memberi keadilan pada uminya. Namun, ditengah perjuangannya. Allah mengiriminya sebuah penyakit yang mematikan. Ning Zahrah tetap sabar dan tabah. Bahkan ketika orang yang dicintai oleh Ning Zahrah yaitu Gus Ibnu Dhafi Fayruz Dicintai juga oleh Ning Raisya. " setiap pertemuan pasti ada perpisahan, dia yang memulai dia yang mengakhiri Tanpa ada kata maaf kamu pergi begitu saja, ikhlas adalah jalan yang paling tepat "

More details
WpActionLinkContent Guidelines