Malam
  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 21, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Malam, kau memang gelap, ada rahasia tersembunyi ketika kau hadir. Tapi tenang, cahaya yang menjangkaumu menutupi kesunyianmu. Harusnya kau berterimakasih karena dia sangat indah, kerlap kerlipnya menenangkan hati dan sangat menawan. Meski malam-mu gelap, kau mampu menutupi ketidak sempurnaanmu dengan beribu cahaya yang kau gapai, kau hebat. Karenamu juga, kisahnya bisa tertulis indah, pertemuan yang manis dan udara yang dingin, bercampur layaknya adonan namun memiliki akhir yang menarik. apakah kisah ini akan menjadi seperti itu? semoga saja, malam-malam yang akan hadir akan selalu menenangkan untuknya.
All Rights Reserved
#24
ceritanya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Love Lost Beneath the Blue
  • Together for Love
  • Bagian Kosong [COMPLETED]
  • Satu Hati yang Kuberi Cinta
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • 12.12 || Park Jisung✅
  • Jeritan Anak Broken Home 17+

"Sebenarnya, siapa yang lebih aku butuhkan? Dia yang nyata di hadapanku, atau seseorang di masa lalu yang tak bisa kugenggam kembali?" Pertanyaan itu terus menggantung di udara-seperti kabut pagi yang enggan sirna, menggumpal di antara detak waktu yang tak pernah memberinya jawaban. Himeka Ocean, seorang perempuan yang terperangkap di antara bayang masa lalu dan kenyataan yang tak lagi ia pahami. Ia melangkah, namun hatinya terhenti di satu titik: di antara melupakan, atau terus terjatuh dalam jerat kenangan yang tak mau lepas. Di sisi lain, seorang lelaki, ia menjadi peneduh di bawah badai. Ia tinggal, bukan sehari atau dua, tapi bertahun-tahun. Ia mengusap air mata yang tak selalu terlihat, menjadi saksi luka yang tak pernah sembuh, menjadi penjaga dalam sepi yang tak pernah berakhir. Tapi bagi Himeka, itu belum cukup. Bukan karena ia tak bersyukur, tapi karena ada sesuatu yang terus dicari, terus dirindu-seseorang yang hanya hadir dalam lamunan-lamunan panjang dan sunyi. Malam demi malam, ia menelaah hatinya-seperti membaca buku tua yang penuh debu dan sobekan. Ia mencari, di setiap sudut yang pernah ia tutup rapat. Siapa yang selama ini ia tunggu? Cinta seperti apa yang hatinya dambakan? Apakah akhirnya Himeka Ocean akan menemukannya? Atau justru takdir menuntunnya membuka lembaran baru-dengan tangan gemetar namun tekad yang perlahan terbit dari reruntuhan dirinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines