Sepenggal hati Yang Terabaikan

Sepenggal hati Yang Terabaikan

  • WpView
    Reads 57,741
  • WpVote
    Votes 2,202
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 14, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Bagiku tak ada kata maaf untuk sebuah pengkhianatan apapun alasannya. Seseorang yang tak bisa setia padaku, maka dia tak berhak untuk mendapatkan sedikitpun rasa hormat dariku. Itu artinya dia telah kehilangan tempatnya disisiku untuk selamanya. Jika berkhianat adalah pilihannya, maka meninggalkannya adalah pilihanku. Kubiarkan dia puas menghabiskan sisa hidupnya bersama seseorang yang dianggapnya bisa membahagiakannya tanpa harus terbebani olehku. Kuanggap dia telah mati bersamaan dengan hancurnya diriku karena pengkhianatannya. Mungkin saja jodohku bukan dia. Itu saja. Hanya dengan berpikir demikianlah, aku bisa ikhlas melepasnya meski rasanya sangatlah berat. **** #perpisahan peringkat 3 #cintapertama peringkat 1 #perceraian peringkat 5 #pengkhianatan peringkat 2
All Rights Reserved
#159
perceraian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (NOT) REVENGE  (Tamat)
  • 🇮🇩ꦿwolf In Sheep's Clothing?࿐ [Countryhuman]
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • 🄸🄽🄳🄾 🅈🄾🅄'🅁🄴 🄼🄸🄽🄴 {Tamat}
  • | Ulfa Eliza | •End•
  • FALLING IN LOVE [REPOST]
  • Thirteen Grooms And The 'Secret' Bride [CH]
  • Doctor Lil-Daddy [END]
  • Tanya Pada Waktu (On Going)
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN

Aku telah mengalami sakitnya pengkhianatan. Orang yang kupercaya sebagai sahabat justru menusukku dari belakang, menghancurkan kepercayaanku, serta membuatku sadar bahwa betapa naif dan dungu pemahamanku perihal manusia. Sekalipun ingin balas dendam, api kehidupan milikku telah berakhir-padam. Hanya penyesalan yang ada sampai ujung hayat. Ketika bersiap menghadapi penghakiman atas semua kesalahanku semasa hidup, justru aku kembali ke masa lalu ... tepat sebelum tragedi terburuk jatuh ke pangkuanku. Aku tidak mungkin menyiakan kesempatan kedua. Akan kubalas semua kejahatan yang ditimpakan kepadaku. Semua. Semua kepedihan, rasa sakit, dan keputusasaan dalam diriku. Akan tetapi, sekadar memikirkan balas dendam tidaklah mudah. Ada banyak hal yang luput dari pengamatanku. Orangtua, keluarga, dan sosok yang selama ini kupikir tidak menginginkanku ternyata tidak seperti pemahamanku yang dangkal. "Kamu masih ingin balas dendam?" "..." Hingga pria yang seharusnya kujauhi menampakkan diri sebagai serigala berbulu domba. Dia tidak bisa dipercaya. Sama sekali! *** * Bukan novel angst. * Jangan terlalu berharap novel angst karena penulisnya bukan profesional dan tidak berbakat dalam menyakiti karakter secara ekstrem. * Ditulis oleh seorang amatir kelas kakap. Sangat remeh. Anggap saja picisan, remahan rempeyek, dan cukup dibaca sebagai selingan hiburan belaka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines