Story cover for Ilana by ikha_wardiman
Ilana
  • WpView
    Reads 163
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 163
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published May 09, 2022
Tadinya kukira 'Cinta' ini yang terakhir. Perjalananku, akan berhenti padanya. Ternyata di luar dugaan. Aku patah lagi, lagi, dan lagi. Tembok yang kubangun kokoh sebelum bertemu dengannya, kini makin kokoh setelah dia pergi.

Aku menutup segala sesuatu yang berhubungan dengan 'Cinta' hingga seseorang yang benar-benar tulus akhirnya datang. Berulang kali kuabaikan, dia tetap ada. Berusaha meyakinkanku dengan banyak cara.

Namun ada sesuatu yang bersemayam dalam hatiku yang menolaknya, seakan berucap "Nanti sakit lagi" "Jangan nanti terluka lagi" "Dia akan lebih menyakitimu, dari yang dulu"

Lalu apa yang harus kulakukan?

- Lana
All Rights Reserved
Sign up to add Ilana to your library and receive updates
or
#61tembok
Content Guidelines
You may also like
Puing luka by ummy12
24 parts Complete
"Malam itu menjadi awal dari mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan." Aluna kehilangan segalanya dalam satu malam-rasa aman, harga diri, dan harapan. Ia hancur oleh luka yang tak terlihat mata, tapi mengoyak jiwanya habis-habisan. Kehamilan yang datang dari pemerkosaan membuatnya ingin menyerah. Namun dalam reruntuhan hidupnya, ada dua hal yang terus menahannya agar tetap berdiri: keluarga yang tak pernah berhenti mencintai, dan janin kecil dalam rahimnya yang menjadi alasan untuk bertahan. Sejak itu, Aluna membenci laki-laki. Ketakutannya begitu dalam, hingga setiap tatapan dan suara laki-laki bisa membuat tubuhnya gemetar. Tapi ia tidak bisa menolak kehadiran laki-laki itu-sosok yang bertanggung jawab, yang tak pernah pergi, yang terus mengirim bunga, hadiah, dan surat-surat haru berisi penyesalan serta doa. "Aku tahu aku tak bisa menghapus malam itu. Tapi setiap langkah yang kamu ambil hari ini, adalah langkah keberanian luar biasa. Kamu tidak sendirian." - A. Hari demi hari, tembok kebekuan di hati Aluna mulai retak. Bukan karena dia lupa, bukan karena dia memaafkan dengan mudah, tapi karena perlahan, ia mulai membuka diri terhadap kemungkinan: bahwa tidak semua luka harus berdarah selamanya. Akankah Aluna mampu menghadapi masa lalunya? Mampukah ia membiarkan seseorang masuk ke dalam hidupnya lagi-meski dari kejauhan? Sebuah kisah tentang luka, keberanian, dan cinta yang lahir dari kehancuran. Untukmu yang sedang berjuang: kamu tidak sendirian.
You may also like
Slide 1 of 10
Rindu Arti Bahagia (TAMAT) cover
Dear Baskara [End] cover
LUKA [END] cover
Puing luka cover
Diary Raka [Selesai] cover
 Saat Ku Bersamanya [Completed] cover
Namaku selalu ada di bibirnya , Tapi Aku Tidak Pernah ada di Hatimu [ SELESAI ] cover
SEMESTA TAK MERESTUI cover
Saat Cinta Tak Terucap cover
DEAR SERA [ENDING] cover

Rindu Arti Bahagia (TAMAT)

36 parts Complete

"Kalau kamu enggak mau meninggalkan Sinta, aku akan memberitahu Papa semuanya, tentang semua sikap buruk kamu dan juga perselingkuhan kamu. Aku yakin, Papa akan marah besar dan enggak akan membiarkan kamu mendapatkan warisan." Rina berujar tak kalah tegas yang kali ini berhasil memutar balik keadaan, bisa dilihat dari sikap Ali yang gelagapan. "Jangan memberitahu Papa tentang masalah di rumah tangga kita, atau aku akan ...." "Atau apa? Kamu akan memukuli aku lagi? Bukannya kamu yang paling tahu bagaimana selama ini aku bertahan dengan semua itu? Aku menderita, tapi aku enggak pernah menyerah. Kalau hanya sebuah pukulan, aku yakin kamu bisa menutupinya. Tapi kalau kamu membunuhku, kamu enggak akan bisa selamat dari itu." Rina memperingatkan Ali, membuat lelaki itu tampak geram dengan situasinya saat ini.