Antologi Puisi "Dusta"

Antologi Puisi "Dusta"

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 9, 2022
Kala dusta merajalela. Dalam kepura-puraan lahan kehancuran. Tatkala kesungguhan tak lagi dibenarkan. Lantas kejujuran tak lagi menjadi pedoman.
All Rights Reserved
#204
dusta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • LAMUNAN SANG GAGAK PUTIH
  • About My Poem
  • Cinta Tak Terbatas Waktu (On Going)
  • Evolusi Kata
  • Gus Bara
  • Kau Puisi

Harapan, Satu kata yang menguatkan nadi Membuncah bahagia dalam pikir Menuntun diri dan jiwa Pada kehidupan yang diinginkan Yang menguatkan langkah Untuk selalu bisa seperti itu Dalam keberkahan Dalam ketulusan Dalam keikhlasan

More details
WpActionLinkContent Guidelines