When I was Eighteen

When I was Eighteen

  • WpView
    Reads 1,272
  • WpVote
    Votes 1,160
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 1, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Kami adalah seorang remaja yang menjalani tuntutan sama seperti yang lainnya dengan masalah hidup masing- masing. Namun, ada beberapa hal dalam hidup yang tidak aku mengerti. Seperti.... mengapa setiap orang yang aku kenal menginginkan hidup menjadi diriku? padahal aku begitu muak dengan hidupku sendiri yang selalu palsu.
All Rights Reserved
#666
rumit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Memories in Moon
  • Biarkan Aku Yang Pergi[Sequel End]✔
  • LAKUNA
  • their story
  • Manusia Berisik✅
  • Adek Abang || END
  • Bumi ; The Hurt
  • Sakit 'Jiwa' (End)
  • Like Father Like Son

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines