Free
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 9, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
ketika kebebasan telah direnggut dari hidupnya kematian teman temannya sudah merupakan hal yang biasa baginya hari hari dihabiskan dengan menunggu harapan yg tidak pasti, berharap ada seseorang yg menolongnya seperti di cerita dongeng 'itu tidak mungkin terjadi' anak kecil itu tertawa 'aku tidak peduli lagi tentang itu, tidak masalah jika temanku mati,tidak masalah jika aku menderita,nyawa?kehidupan?itu tidak berharga sama sekali disini.. jika kau rusak selesailah sudah aku tidak peduli itu semua.. asalkan aku dan keluargaku tetap hidup itu sudah cukup bagiku' namun takdir berkata lain,ia tidak akan mati di ruangan putih tersebut anak kecil itu akan menjadi orang yang hebat,berkeliling ke pelosok negara dengan tujuan mulia,bergerak dengan bebas seperti yang dia inginkan. hari itu,ketika pengawas bersikap aneh,setitik cahaya mulai terlihat, sedikit demi sedikit harapan mulai bertebaran. *pake yg ini dlu, tar diganti publish: 09/05/22
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OBSCURUS || END✓
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Rainbow Mist ✔️
  • Sanju Menulis Agar Kita Tak Pernah Usai
  • Halaman Hidupku
  • Hypomone {ὑπομονή} || END✓
  • CHARMOLYPI [χαρμολύπη] || END✓
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

Lahir dalam keluarga yang memiliki banyak kuasa. Tanpa kekurangan harta, dan bahkan begitu di segani. Namun dia hanya tidak memiliki arti kasih sayang. Cinta seperti apa di dalam keluarga? Sosoknya tidak pernah ada bagi mereka. 👑👑 Ini kisahnya, lelaki yang hidup di sangkar emas keluarga nya. Tidak pernah sekali pun memiliki arti pada sebuah kehangatan. Dia juga tidak pernah dipandang. . . "Apa lagi yang mereka ingin ambil? Bahkan tubuh ini bukan lagi milik ku." . . [BELUM REVISI!]

More details
WpActionLinkContent Guidelines