Story cover for Extra Dynamic by IntanGiri
Extra Dynamic
  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published May 09, 2022
Nala Arjanti hanya anak SMA biasa yang selalu bangun pagi karena kebelet BAB. Rela menukar kehidupan yang adem ayem berubah modyar. Menjadi bahan bullyan satu sekolah setelah ditolak cowok crush incarannya. Keras kepala, ia berusaha merubah diri agar diterima Aditya si nomer satu di sekolah. 

Perjalanan menjadi popular, malah mempertemukannya dengan seorang barista bar terkenal di daerahnya, Fabri Ramadhan. Lelaki yang menawarkan diri sebagai mentor hits-nya. Kesialannya terus saja menimpa dalam upaya mencapai kepopuleran. Mulai dari dikira cleaning service, hingga hampir 'dibungkus' om-om gedut hidung belang. Pada suatu titik , Nala tersadar bahwa yang ia lakukan sia-sia. Keterbiasaan membuatnya semakin dekat dan terbiasa dengan Fabri yang dikira cowok berandal. 

Kisah ini menceritakan perjalanan Nala belajar percaya diri dan mencintai dirinya sendiri.
All Rights Reserved
Sign up to add Extra Dynamic to your library and receive updates
or
#510absurd
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Cowok Julid cover
I am stuck √ cover
The CEO I Once Loved [ SELESAI ] cover
Dia Terlarang (?) cover
Meneroka Jiwa 2 cover
DI BALIK NADA || Ketika Musik Tidak Lagi Sekedar Melodi  cover
The Unspoken Heart cover
Sayang cover
Mistake cover
Inersia cover

Cowok Julid

64 parts Complete

[Follow dulu sebelum baca] Update setiap hari! Prima Angkasa, dikenal sebagai cowok yang paling julid se-antero SMA Garuda. Hobinya mengomentari apa saja yang di matanya terasa kurang pas. Kalimat nyinyirannya begitu pedas, hingga terkadang jika tidak kuat mental akan menangis saat mendengar nyinyiran nya. Entah bagaimana ceritanya pula dia bisa terlibat hubungan pura-pura dengan kakak kelasnya sendiri, Frisli Anabella yang notabene-nya merupakan cewek bar-bar dan sering menjadi sasaran kejulidan-nya. Frisli dan Prima begitu bertolak belakang, bahkan tak jarang saling mengejek kekurangan masing-masing. Namun disitulah letak keindahan hubungan mereka. Tanpa ribut setiap hari, bahkan setiap jam, setiap menit, dan setiap detik, kehidupan mereka rasanya hambar. Se hambar rasa sayur tanpa micin.