A Taste Of Trouble

A Taste Of Trouble

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 16, 2025
Savana Amandira, perempuan berdarah Indonesia yang tumbuh menjadi seseorang yang tegas dan mandiri. Meskipun ia mewarisi banyak properti dan perhotelan yang diturunkan oleh keluarganya, itu tidak membuatnya menjadi seorang perempuan yang bergantung pada kekayaan keluarganya saja. Di sisi lain, Javer Santoro menguasai kerajaan minyak dan batu bara yang telah lama dipegang oleh keluarganya. Dua sosok berpengaruh yang telah mewarnai jalannya ekonomi Indonesia, berjalan sendiri di jalurnya masing-masing, sampai satu ancaman yang sama datang menghantui. Elio Gennaro, investor asing berdarah Eropa dengan wajah tenang dan ambisi tak terbaca, mulai membeli tanah, saham dan loyalitas. Perlahan tanpa disadari, ia mengikis kekuatan ekonomi kedua penguasa pasar yang selama ini tak tergoyahkan. Ketika kepentingan pribadi bertabrakan dengan tanggung jawab terhadap tanah kelahiran, pilihan mereka hanya dua. Saling menjatuhkan untuk memuaskan ego masing-masing atau bekerja sama melawan penjajahan yang berkedok sebagai investasi. Start: 12 July 2025
All Rights Reserved
#507
boss
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines