A happy Ending

A happy Ending

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 11, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Maurel Wlydivre yang sudah lelah dengan hidupnya mencoba menghibur diri dengan teman setianya, Silet. Tidak tau bahwa itu malah membawa dia ke dalam kehidupan barunya. - "Ini dimana?" "Kamu itu ngak diajak!" "Pegangan biar ngak hilang" "Sadar diri itu penting" . . . #noplagiat #warningtypo
All Rights Reserved
#928
protective
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADRIEL
  • E-than [ END ] -SUDAH TERBIT-
  • Become Baby Boy✓
  • ALTERITY : Jiwa Yang Tak Sama ( Seri 1✅, 2 ✅, 3 ⏳)
  • ANEAS [ Tahap Revisi ]
  • The Little Troublemaker
  • EXTRA REVENGE; Naresh Al & El Ganendra
ADRIEL

RE-UPLOAD SAMBIL REVISI. SILAHKAN BACA ULANG ! ! Cover by Pin! ⚠️ Brothership area!! ⚠️Jangan sider, karena ngetik itu perlu effort oke? Jadi tolong hargain dengan cara memberikan vote dan komentar positif. Seorang remaja berwajah manis dan lugu selalu mempunyai hal yang tak terduga dalam hidupnya. Ia suka sekali menghilang tiba-tiba dan juga sangat suka dengan kacang, padahal kan alergi. Ada saja gebrakan hidup yang terjadi padanya. Yang paling absurd, bodyguard pribadi yang seharusnya tunduk dan patuh pada perintahnya, malah 'merajuk' pada dirinya! "Lah, om! Aku kan nggak sengaja! Maaf lah!" "Tidak mau. Anda membuat saya hampir mati!" "Kan hampir mati! Belum mati juga!" Dibalik ke-absurd an itu banyak yang tidak tahu jika ayahnya adalah seorang pembunuh bayaran profesional. Pria yang seharusnya tak menyukai anak-anak malah mempunyai seorang anak yang nakal. Pria posesif itu sangat marah ketika ada yang menyentuhnya tanpa izin. Sangat pencemburu akut dan suka menghukum, tapi Adriel malah makin senang mengerjainya. "Adriel! Lepaskan Alan sekarang! Dia sesak karena kau terus menempel padanya!" "Om Alan yang sesak atau Daddy yang cemburu melihat aku begini?" "Dua-duanya!" __________________________________________ "DADDY! JANGAN BILANG KITA BERDUA NEMPEL KARENA LEM ITU!?" "Siapa suruh kau berselingkuh, hm?" "Apa!? Selingkuh!? Aku ini anak Daddy ya, BUKAN KEKASIH!" "Terserah. Aku tetap menyebutnya perselingkuhan. Aku tidak suka ketika Arthur menyentuh apalagi memelukmu seperti tadi." Start : 050325

More details
WpActionLinkContent Guidelines