Valenal

Valenal

  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 85
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 3, 2022
Ina sebuah panggilan istimewa dari Alvaska. "Ka, kenapa kamu suka aku?" "Karena itu kamu, Ina. Wanita yang mampu menghadapi dunia walau menderita. Wanita yang mampu membuatku jatuh cinta di setiap detiknya. Dan wanita pertama yang tampak seperti malaikat setelah Bunda." Bagi Alvaska Arlando Rasyd, Valentina Aisyah Azahra itu sempurna dan layak untuk dijaga. ... Tapi bagi keluarganya gadis itu hanyalah sebuah alat untuk memenuhi ekspektasi mereka. Dan kehidupan gadis itu adalah sebuah hutang keberuntungan yang malah menjadi beban. "Valen, HIDUP KAMU ITU HANYA HUTANG! Jangan pernah kamu berani melawan." "Kamu cuman perlu melakukan apa yang telah Mama perintahkan. ITULAH CARA KAMU MEMBAYAR HUTANG ITU!" ... "Len, nanti ikut gue ke bioskop. Pakai baju warna navy yang kemarin gue beri. Terus dandan yang cantik, jangan bikin gue malu!" "Ogah, lo kira gue pelacur? Mana mungkin gue pakai baju kurang bahan kayak gitu?!" "Ada yang minta pendapat lo? Gue bukan nawarin tapi merintah, paham! Dan gue emang niatnya bikin lo kayak pelacur kok, biar si Vaska naik pitam." Inilah laki-laki pilihan orangtuanya, Renaldy Falery. Laki-laki yang selalu tidak dapat dimengerti dan selalu memberi luka tanpa aba-aba.
All Rights Reserved
#552
impian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JANUS
  • VALUNA( ON GOING)
  • Become Baby Boy✓
  • Rival to Love (Completed)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Temporary |End|
  • Damira (END)
JANUS

"Jangan sampai ada yang tahu kalau kita pacaran!" "Iya, Kak." __________ "Punya otak tidak? Soal mudah seperti ini saja tidak bisa." "..." __________ "Mau jadi apa kamu, hah? Sudah punya pacar tapi keluyuran dengan laki-laki lain." "Apa kabar kamu yang pergi liburan dengan Valerie, Kak? Ber-du-a-an." "Tidak usah bawa-bawa Valerie! Dia itu beda sama kamu!" ___________ "Halo kak ... bisa ke-" "Aku lagi sama keluarga, Selen. Ada mama juga. Nanti aku telepon lagi. Aku tutup." Tut ... tut ... tut ... "Kapan? Saat aku sudah mati?" ___________ "Kita putus saja, Kak." "Jangan macam-macam, Selen! Kamu pikir hubungan kita ini main-main?!" "Bukan aku. Tapi kamu yang selalu mempermainkan hubungan kita, Kak. Lihat ... dia sudah menunggumu. Tunggu apa lagi? Pergilah ... seperti biasa." ___________ ‼️Tindakan plagiasi bukan semata-mata plagiasi saja. Itu juga merupakan cara membunuh yang terselubung. Membunuh perasaan si penulis. Membunuh kerja keras penulis. Membunuh keinginan penulis untuk bisa berkreasi dengan tenang. Artinya, seorang plagiator sama saja dengan seorang pembunuh 🙃‼️ Cover by Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines