Story cover for Selenophile by seladwrhy
Selenophile
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published May 11, 2022
"Penyuka bulan di gelapnya malam"
@seladwrhyu


Selena Paramita gadis sekolah menengah ke atas yang masih menduduki kelas 11 cantik, pintar, punya kekurangan? jelas ada. Mempunyai sahabat bernama Hana Trisna yang sayang nya sudah beda kota. 

Tinggal bersama saudara di kota besar bukanlah hal yang menyenangkan, meninggalkan ayah di beda kota bukan juga hal menyenangkan, tapi apapun itu demi harapan orang tua bisa apa? 

Selena Paramita kerap dipanggil Selen suka menatap langit di gelapnya malam, kalian tau apa yang ditatap? ya, bulan dengan sinar putih menghiasi langit ditemani beribu bintang, terkadang bulan sendiri tidak ada bintang disisinya.

Rupanya sendirian itu tenang seperti bulan tanpa bintang. 

Langit mendung tidak akan ada bulan atau bintang muncul hanya ada langit gelap tanpa sinar. Suram, Burem, Burek, seperti yang baca. 


ndak og aku mek guyon.

PLAGIAT harapp minggirr!!!
All Rights Reserved
Sign up to add Selenophile to your library and receive updates
or
#36tertutup
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
SELENOPHILE : RED MOONBOUND cover
Diary [COMPLETED] cover
Fall Into You [ end ] cover
7 JANJI DARI LANGIT cover
Amanda cover
ANGGARA & ARUNIKA cover
Photobox [ End ] cover
MAURAKA [Completed] cover
(Antara) Bintang Bulan - [ABS 1]  cover

SELENOPHILE : RED MOONBOUND

26 parts Ongoing

#WARNING!# ##Typo berserakan!## Starla Lenora selalu merasa kosong, seperti malam tanpa bintang. Hidupnya berjalan tenang, namun hampa, hingga suatu malam, saat bulan memerah di langit keempat, ia bertemu seorang anak laki-laki misterius di tengah hutan bisu bernama Al. Sejak pertemuan itu, waktu tak lagi berjalan lurus. Ramalan kuno tentang Penjaga Waktu mengikat mereka pada takdir besar. Di mana tanda lahir berupa bulan merah dan jam di telapak tangan mereka menjadi kunci bagi waktu yang mulai retak. Tiga dentang lonceng, satu demi satu, membawa mereka menembus batas ruang dan zaman. Dalam perjalanan melintasi waktu, mereka terlempar ke masa depan, ke dunia asing yang dingin dan asing, di mana keduanya hidup dengan nama baru yaitu, Luna dan Gallen. Namun, takdir mempermainkan mereka. Starla, yang kini dikenal sebagai Luna, mengingat semuanya-masa lalu, Al, dan cinta yang tumbuh di antara reretakan waktu. Sementara Al, yang menjadi Gallen, lupa segalanya. Lupa pada Starla. Lupa bahwa mereka pernah berjanji tak akan saling melepaskan. Di tengah dunia masa depan yang tak mengenal esok hari, Luna dan Gallen harus memilih, membangunkan kembali ingatan Gallen atau membiarkan waktu menelan cinta mereka diam-diam. Sebuah kisah fantasi puitis tentang waktu, kehilangan, dan cinta yang abadi di bawah cahaya bulan yang tak pernah lelah membisikkan nama seseorang.