Perjuangan Tanpa Akhir

Perjuangan Tanpa Akhir

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 12, 2022
Persaudaraan & genre normal "Bertahan dan bertahan, walau sesulit apa pun itu"~Reon "Kak kau kekuatanku. Sekarang biarkan aku menjadi kekuatan mu, dan menjagamu hingga akhir"~Qian Yang jadi pertanyaan....., Apa kah akhir itu benar-benar ada? Bisakah perjuangan mereka benar-benar tuntas? Kisah perjuangan seorang kakak...., Untuk adik nya, kasih sayang seorang kakak, kelembutan seorang kakak, air mata seorang kakak. Cerita ini tidak mewakili idol...., Cerita ini tidak berkaitan dengan kehidupan asli sang idol Karya pertama jangan hujat ✌️
All Rights Reserved
#603
gelap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • Daily life of teenagers (END)
  • Be With You(Slow)
  • Here We Are | Yerin ft. Sunoo ✔
  • (Hiatus) Perjodohan || TRE-MON (Haruyeon)
  • PUTARAN TERAKHIR WAKTU
  • Cegil Komplek [00L]
  • OUR PRECIOUS AFTERNOON

Hingga Tak Ada Lagi Luka Jungkook tumbuh dengan luka-luka yang tak terlihat-bukan hanya di kulitnya, tapi jauh lebih dalam, menyesakkan hingga ke relung jiwanya. Senyumnya terlalu lebar untuk menjadi nyata, tawanya terdengar seperti pelarian. Ia menyimpan rahasia yang tak seorang pun tahu, seakan dunia ini terlalu kejam untuk memberinya ruang bernapas. Taehyung tidak pernah berniat ikut campur. Awalnya, ia hanya melihat Jungkook sebagai anak yang keras kepala, penuh misteri, dan sulit didekati. Tapi semakin ia memperhatikan, semakin sulit baginya untuk berpaling. Ada sesuatu di balik mata gelap itu-sesuatu yang berteriak minta pertolongan meski bibirnya selalu mengatakan "Aku baik-baik saja." Ketika kebenaran mulai terungkap, Taehyung dihadapkan pada pilihan: mundur dan membiarkan Jungkook menghadapi semuanya sendiri, atau bertahan, meskipun itu berarti menyeret dirinya ke dalam kegelapan yang lebih dalam dari yang ia bayangkan. Namun, seberapa jauh seseorang bisa bertahan sebelum akhirnya menyerah? Seberapa banyak luka yang bisa mereka tanggung sebelum semuanya runtuh-hingga tak ada lagi yang tersisa? Tapi mereka tahu satu hal: mereka tidak akan membiarkan luka-luka itu menang. Bersama, mereka berjanji akan bertahan. Bukan hanya untuk satu sama lain, tapi juga untuk diri mereka sendiri. Karena kali ini, mereka tidak akan berjalan sendirian. - BROTHERSHIP YE BUKAN BL! Don't copy my story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines