We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pencopetan di komplek

Pencopetan di komplek

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 13, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Di suatu siang hari ada pa Asep yang sedang berjalan ke pasar. Tiba2 ada copet yg mencopet dompet pa Asep dan copet lari pergi jauh dgn kencang. Dan pada saat itu ada A Ujang yg sedang berolahraga.A Ujang pun berusaha mengejar copet tersebut namun sudah pergi terlanjut jauh. pada saat itu ada security yg sedang diam di dalam pos,,dan a Ujang pun mendatangi security tsb A Ujang: pa itu pa Asep ke copetan Security: mana copetnya? lari kemana? A Ujang: tadi mah larinya ke jalan raya Security: tunggu bentar mau manggil pa satpam biar bawa motor buat ngejar copet Dan pa satpam pun datang dgn membawa motor dgn cpt sudah mencari 1 jam pa satpam dan A Ujang pun akhirnya menemukan copet yg sedang diam di jalan. dan A ujang dan pa satpam pun menangkap si copet dan membawanya ke komplek saat pencopetan tsb.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Five wishes! [SM Family]
  •  ALZERA (On Going)
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Friendzone My Love
  • ADHIARJA
  • Don't Love for DEVIL'S (HIATUS)
  • We Are Abu-Abu!!!
  • Sentuhan (ZHANYI//ONESHOOT)

Bercerita tentang hubungan persaudaraan yang terjalin begitu erat dan saling menyayangi meskipun masih sering terjadi pertengkaran dan perdebatan untuk hal kecil sekalipun. Kelima orang ini tentu memiliki perangai dan budi pekerti yang berbeda, terbukti Ayah dan Bunda sering mengatakan bahwa sifat dan sikap mereka sangat bertolak belakang meskipun ada satu yang sama. Tentang segala harapan dan cita-cita, mereka pekerja keras dan selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk mencapai impian yang mereka punya. Telebih ayah dan bunda selalu mengatakan bahwa siapa yang bersungguh-sungguh maka akan mendapatkan ap[a yang ia inginkan, tak ada yang instans semua harus melalui prosesnya masing-masing. "Itu sudah pada bangun atau belum...? nak, bangun semuanya, udah di tungguin sama Ayah buat sarapan! Rendi itu tolong adeknya dibangunkan dulu ya"- Bunda Winata "ayah tunggu sepuluh menit lagi, kalau belum pada ngumpul uang jajan hari ini Ayah potong setengah" - Ayah Cahyadi "Adek susah banget di suruh bangun Bun, disiram halal nggak nih? kalau halal abang langsung gas" - Abang Rendi "Ayah bentar lagi yaa, tanggung banget mimpinya ini huhuhu ketemu Jaemin Nct lho aku" - Mbak Niki " Abang Rendi jail banget sih! Anduk aku dibuang" Adek Jinan "Nggak mau!!! ayah jangan potong duit aku" - Adek Rayyan "Masih dingin lho ayah, ntar adek pilek kek gimana? ayah mau dimarahi Bunda?" - Adek Dewa Itu hanya garis besar kehidupan mereka, sisanya masih banyak lagi drama yang mereka miliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines