Rara dan Riko

Rara dan Riko

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 13, 2022
hai nama gue di sini gue kan bawa 5 teman gue yang bernama,riko,revan,fahmi,aulia dan Rara.disini 2 temen gw yg bernama riko dan rara,masih mempunyai sikap seperti anak kecil.pada suatu hari gw dan ke 5 temen gw berkumpul. Setelah perbincangan cukup lama,gw,revan,aulia,Fahmi geleng-geleng kepala melihat sikap riko dan rara yang seperti anak kecil. Pada akhirnya rara dan riko seperti tertampar usai mendengar penjelasan atau kata-kata dari aulia,jujur disini gw seneng banget karena riko dan rara semenjak saat itu menunjukkan perubahan sikap yg berarti. Tugas VIII bahasa Indonesia karya: Renaldi Virgil Ramlan Dffarel Ika Qisty
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tentang sebuah rasa
  • AKU MAU DI SAYANG BUNDA:( End..
  • POSESIF (END)
  • the other side
  • Anak Sekolahan ( END ) ✔️
  • Janji Ya
  • Sahabat Somplak { Hiatus }
  • serpihan hati
  • Yes, I Will

"Lo belum jawab pertanyaan gue! Kenapa Lo Nerima perjodohan itu?" Tanya raka dengan nada dingin. "Karena....karena aku gak mau durhaka sama kedua orangtua. Apapun yang mereka inginkan kalo aku mampu pasti aku turutin." Ucap Zahra sambil terus menunduk atau melihat ke arah lain. "Sekalipun Lo harus ngorbanin masa depan Lo?" Tanya raka dengan tersenyum kecut. Sedangkan Zahra hanya diam. "Harusnya Lo bisa nolak baik baik. Kalo Lo nolak otomatis perjodohan ini gak akan terjadi! Gue itu enggak mau nikah sama Lo! Harusnya Lo ngertiin gue." Ucap Raka yang mulai marah. "Tapi kenapa harus aku yang nolak? Kalo kamu gak mau, kenapa kamu terima juga? Kamu juga bisa nolak kan?" Tanya Zahra yang tidak habis pikir dengan ucapan Raka yang seakan menyalahkan diri nya. "Tapi gue gak bisa! Kalo gue nolak semua fasilitas gue bakal disita. Ngerti gak sih Lo?" Ucap Raka sengit. "Harusnya juga kamu ngertiin posisi aku. Dan aku cuman gak mau jadi anak durhaka. Udah itu aja!" Jawab Zahra berusaha sabar. Raka mengusap wajah nya kasar lalu kembali menatap tajam zahra. "Gue pastiin Lo bakal nyesel nikah sama gue! Camkan itu!" Ucap Raka lalu bergegas pergi keluar kelas dengan membuka pintu nya kasar. Zahra hanya beristighfar menghadapi sikap Raka yang ternyata seperti ini. Gimana kelanjutan ceritanya? Yok! Langsung aja baca ya guys🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines