[Revisi ke-3] *cover drawn by me Sei hanya seorang murid miskin yang tinggal di tengah hutan. Kedua orang tuanya sudah tiada. Dia bertahan hidup dengan seseorang yang selama ini dia kenal sebagai adik ibunya. Dia memanggilnya dengan sebutan bibi. Untuk sekian lama selama tujuh belas tahun, Sei pikir dia akan terus hidup di bawah atap dari rumah reot bibinya itu hingga akhir hayat. Hingga pada suatu malam, bibinya pergi meninggalkannya untuk selamanya. Sei hidup sendirian dan penuh keputusasaan. Malam hari yang tenang, Sei bermimpi buruk dan terbangun. Dia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang dulu bibinya pernah larang. Ruang bawah tanah. Seketika kehidupan yang tersembunyi dari semesta muncul di depan batang hidungnya, menyambut dan menyeretnya tanpa permisi untuk jadi bagian dari mereka.
More details