Kamu, rumahku

Kamu, rumahku

  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 22, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Anan dan Rara. Dua sejoli yang sudah bersahabat sangat lama. Sedari mereka masih kecil. Mereka berdua bagaikan sepasang sandal yang tak bisa dipisahkan. Dimana ada Rara, di situ ada Anan. Pun sebaliknya. Saat beranjak remaja, mereka mulai mengenal arti cinta. Cinta yang 'mungkin' tak seharusnya muncul diantara keduanya. Tanpa sadar, mereka menjalankan sebuah komitmen yang tak terucap. Saling mengetahui rasa, namun sama-sama bisu pula. Sampai akhirnya, konflik menghampiri mereka. "Lo jahat, Nan. Lo bilang hubungan kita nggak lebih dari sahabat? Terus, kenapa selama ini lo berlagak seolah sayang sama gue lebih dari sahabat?" "Iya, gue akui, gue salah, tapi gue beneran sayang sama lo, Ra. Tapi di sisi lain juga, gue sayang sama dia." Rara tertawa remeh, "egois. Gue nggak suka dijadiin pilihan, Nan. Sekarang, gue kasih ruang buat kalian." ----- Haii, gimana-gimana? Seruu kannn? hayu atuh mampir, gass😻
All Rights Reserved
#54
cinlok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LEARA
  • Strong Girl Michella (END)
  • fortnight (completed)
  • No Longer Mate
  • RAFKA [REVISI]
  • WHO ?
  • Yes, That's Love
  • Narasi patah hati
  • ZHARA NADENRA [END]✓ || Revisi
  • The Game
LEARA

"Gue udah pernah bilang kan, jangan mainin bibir lo atau gue bener bener khilaf kali ini," bisik Lea tepat di telinga Rara. Dan boom wajah Rara seketika memanas merah padam, sialan Lea benar benar membuatnya gila. Setelah perasaan kecewa juga kesal yang di berikan sekarang perasaan senang yang ditorehkan. Setelahnya Lea manarik wajahnya dan "Jaketnya buat lo aja, siapa tau lo kangen sama gue lo bisa pake jaket gue." Melihat pipi merona gadis di depannya membuat Lea terkekeh. "Oh ya satu lagi, jangan pernah blushing di depan cowok lain. Karena gue ngga yakin iman mereka bisa sekuat gue buat ngga nyium pipi lo," Lea memang sialan setelah mengucapkan itu dia mengacak rambut Rara dan pergi ke lapangan indoor untuk melanjutkan bermain basket bersama temannya. "DASAR FAKBOI!" "HAHAHAHAHAHA OF COURSE I AM BABE!" Lea yang masih berjalan belum jauh dari Rara tergelak saat mendengar teriakan Rara untuknya. #1 Mine (2-04-20) DILARANG MEMPLAGIAT CERITA INI!! Semua orang punya karya jadi tolong hargai:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines