Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
de tweeling Dan Merapi

de tweeling Dan Merapi

  • WpView
    Membaca 9
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 8, 2024
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Ledakan gunung Merapi yang sangat dasyat yang hingga menjadikannya tercatat disejarah sebagai kejadian kelam yang membuat 1/3 bagian bumi merasakan getaran karna luapan magma yang disembur kabut asap tebal yang membumbung tinggi menutupi langit biru menjadi hijau gelap dan matahari yang tidak terasa panasnya, sungguh sebuah fenomena yang tidak bisa hilang dari ingatan siapapun manusia yang merasakan dan melihat langsung ledakan gunung Krakatau pada saat itu memisahkan semua manusia dari kehidupan dari masa depan dan dari orang orang yang disayang menyisahkan sebuah kenangan kelam yang tak bisa dilupakan Tsunami yang menerjang saat itu juga membuat manusia , meninggal dan hanyut dibawanya hingga satu tahun berlalu masih ditemukan mayat yang mengambang bersama batu apung yang dikeluarkan oleh sang gunung, memisahkan 2 orang insan yang ingin bertemu ditempat wisata saat itu Dengan menyisahkan secarih buku harian membuatnya diingat oleh semua orang dan sang kekasih yang sudah lekang oleh waktu Raka Dwi Utomo~
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#537
kembar
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Standing With You (gxg) (completed)
  • Tulisan Terakhir (ZeeSha) New version ✓
  • Elegi Di Atap Sumatera Series
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • 𝐄𝐥𝐞𝐠𝐢 [𝐝𝐮𝐤𝐚] 𝐂𝐢𝐧𝐭𝐚
  • Be My Endless
  • Cerita Daun dan Bumi
  • AKARA (GxG) (COMPLETED)
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala

"Seandainya aku satu-satunya di hati dia." Katamu di suatu pagi. "Kalau kamu bukan satu-satunya di hati dia, mungkin kamu satu-satunya di hati orang lain yang sedang menunggumu. Kadang kita nggak sadar memayungi orang lain dan ternyata di belakang kita ada orang yang dengan sabar memayungi kita." Sahutku seraya tersenyum. "Lalu, buat apa membuang-buang waktu menjadi pelangi bagi orang yang buta warna? Buat apa menjadi payung bagi orang yang menyukai hujan?" ××××××××××××××××××××××××××× "Bagaimana rasanya mencintai orang yang sedang mencintai orang lain?" Tanyamu ganti. Aku tersenyum saat mendengar pertanyaan itu. "Rasanya seperti memeluk kaktus. Semakin erat kupeluk akan terasa semakin sakit." *Inspired by : 🎶 Guy Sebastian - Standing With You Warning! : • 18+ • Lesbian (Yg homophobic silakan minggir)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan