untuk mereka [On Going]

untuk mereka [On Going]

  • WpView
    Reads 266
  • WpVote
    Votes 211
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 21, 2022
Mereka yang baik belum tentu bisa memahami. "Wih udah gede ya sekarang? badan nya juga tambah gendut berisi gitu, gamau diet? ntar ga ada yang naksir loh" _______ "Loh Rumi?? aku kira siapa, soalnya dari jauh keliatan kaya ibu-ibu sih hahaha maaf maaf." ________ "Kakak sepupu mu keliatan jauh lebih muda dari pada kamu loh, malah kamu yang kelihatan tua gitu." ucapan yang mereka lontarkan mungkin terdengar sederhana, tapi rasa sakit hati tidak sesederhana itu. menutup diri hingga takut untuk bersosialisasi, takut orang lain akan membicarakan tentang hal yang sama, itu menakut kan. #1 mental healthy [19/05/22]
All Rights Reserved
#237
nonfiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Secangkir Teh
  • ARGALAND
  • BEAUTY IS EVERYTHING
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Dear Aksa
  • Sebuah Rasa
  • Breathe
  • Sebuah Kata yang Tertulis [TERBIT]

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines