Endless Love || On Going

Endless Love || On Going

  • WpView
    Membaca 19,290
  • WpVote
    Vote 906
  • WpPart
    Bab 33
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jan 26, 2026
Cover from Canva template Diandra bukan santri biasa - ia bandel, banyak bicara, dan tak pernah mengira hidupnya berubah secepat itu. Naufal, sang gus yang dingin tapi selalu hadir , ternyata menyimpan rahasia besar: mereka sudah menikah. Diam-diam. Tanpa sepengetahuan siapa pun, bahkan... tanpa sepenuhnya disadari Diandra sendiri. Naufal menjaga dari jauh maupun dari dekat, memberi perhatian yang terasa asing tapi hangat. Sementara para santri lain bertanya-tanya, kenapa Gus Naufal bersikap beda? Kenapa tatapannya hanya pada satu nama? Tapi saat rahasia itu terbuka, ia tak hanya menemukan ikatan, tapi juga luka - dan cinta yang tumbuh dalam diam. Lalu, bagaimana jika semua dimulai dari pernikahan yang bahkan tak terasa nyata... tapi justru menuntun mereka pada takdir paling sejati? Rank #1 endlesslove 7 juli 2025 #1 Pesantren 17 Agustus 2025
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#8
santri
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Di Sepertiga Malamku
  • Gus Rizal My Husband [HIATUS]
  • ZACKIYA Cinta Seorang Gus
  • GUS IKHWAN (TERBIT)
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Gus Ali Abizar {SELESAI}
  • Our Secret [SUDAH TERBIT]
  • ATHARLA [REVISI]
  • Ijbar [Selesai]

UTAMAKAN VOTE!! baca dari prolog, jangan di skip yaa!! Di saat dunia terlelap, ada hati yang tetap terjaga. Bukan karena insomnia, tapi karena rindu yang hanya bisa disampaikan lewat doa. "Di Sepertiga Malamku" mengisahkan tentang Adiva, seorang santri perempuan yang menyimpan rasa cinta dalam diam. Cintanya bukan cinta biasa ia tak pernah berani menyentuh, hanya menitipkan lewat sujud dan air mata. Rayyan, lelaki yang menjadi arah rindunya, hadir seperti mimpi yang terlalu indah untuk nyata. Dalam hening malam, dalam setiap istikharah dan sujud panjang, Adiva belajar bahwa mencintai bukan soal memiliki tapi soal merelakan, dan percaya pada takdir nya. "Aku akan selalu menyebut namamu di dalam doaku dan di waktu sepertiga malamku." ~ Adiva Nazia "Ya Allah, jika dia memang takdirku, dekatkanlah hatinya kepadaku dengan cara mu yang paling indah." ~ Muhammad Rayyan Al Izyan Apakah doa yang dipanjatkan dalam diam bisa mengetuk takdir yang telah digariskan? Atau mereka hanya ditakdirkan untuk saling mendoakan, bukan untuk saling memiliki?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan