Mahasiswa di ujung harapan

Mahasiswa di ujung harapan

  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 14, 2022
"Cepet Pulang" teriak seorang wanita paruh baya dengan tangan menolak pinggang dan sebilah kayu yang diangkatnya seperti bung karno yang mengangkat tongkatnya saat orasi. Dari kejauhan nampak seorang anak kecil dengan nafas terengah-engah serta sendal yang dia kenakan di tangannya ( bagi seorang anak kecil itu layaknya dopping yang dapat menambah stamina saat perlombaan lari ), ia dating dengan wajah sumringah sabil berucap " iya bu, ini aku udahan mainnya". Selangkah menuju gerbang rumahnya ia disambut dengan sambutan, "Plak!Plak!Plak! sebilah kayu mendarat diatas paha kirnya. Seketika itu juga terdengar omelan " Udah mau maghrib masih main aja kamu !!!!", "Iya bu", anak kecil itu menjawab. Seterusnya..... Seterusnya......
All Rights Reserved
#572
stories
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Air Mata Cinta
  • Age Quod Agis
  • My Panda
  • Because I'm used to it [END]
  • Serenada
  • Raina
  • Our Path Diffrent
  • F dan Z  ( and )
  • Waiting For You [TAMAT]
  • Rendra & Lila [END]

بسم الله الر حمن الرحيم.. ini cerita pertamaku, jadi mohon maaf bila ada kata dan penulisan yg tidak tepat, masih dalam tahap belajar silahkan kasih saran dan kritik ya. saya bukan penulis hanya punya hobi,, bagi saya membuat tulisan dalam bentuk cerita lalu cerita saya dinikmati banyak pembaca adalah kesenangan tersendiri, saya selalu berharap tulisan saya mampu membuat pembaca hidup di dalamnya, karena bila pembaca larut dalam alur cerita yang saya buat ,merasakan bahagia, marah, sedih ,bahkan menangis adalah bentuk prestasi bagi saya . selamat membaca.... "aku tidak tahu jalan hidup akan begitu rumitnya, setelah kehilangan menerpaku semuanya terasa hancur. namun, aku percaya allah tidak akan membiarkanku seorang diri menghadapinya, selalu ada Fajar setelah gelap dan selalu ada tawa setelah kesedihan. aku perlu mengingatkan hatiku lgi,, " bahwa bahagia dan duka itu datangnya satu paket. kamu tidak akan merasakan bahagia sebelum tahu apa itu duka. dan jangan terlena akan rasa bahagia karna bisa jadi esok kau akan merasakan duka". Aku harus mengikhlaskan sekaligus mendukung perjodohan mereka. Iya,,dia yang salah satu nya adalah seseorang yang sangat aku cintai, nama laki-laki yang mungkin sudah terbentang luas di angkasa karna aku mendo'akan nya tak lekang oleh waktu, disetiap sholat fardhu dan sunnah roatibku. Meski namanya menjadi candu dalam do'aku. Namun, Allah punya rencana dan kehendak lain. oh Allah,, jika mencintai semudah membalikan telapak tangan. kenapa melupakan itu pilu dan melelahkan? jika Cinta itu mengikhlaskan. mengapa masih begitu sakit ? ya Rabb, jaga hatiku untuk ia yang sedang menunggu kehadiranku dan yg mampu menjaganya. pertemukan kami disaat kami siap untuk saling berbagi. yakinkan hatiku untuk siap jatuh Cinta lagi bukan untuk patah lagi ". ~ Air Mata Cinta ~ #pesantren

More details
WpActionLinkContent Guidelines