Mahasiswa di ujung harapan

Mahasiswa di ujung harapan

  • WpView
    Membaca 191
  • WpVote
    Vote 14
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mei 14, 2022
"Cepet Pulang" teriak seorang wanita paruh baya dengan tangan menolak pinggang dan sebilah kayu yang diangkatnya seperti bung karno yang mengangkat tongkatnya saat orasi. Dari kejauhan nampak seorang anak kecil dengan nafas terengah-engah serta sendal yang dia kenakan di tangannya ( bagi seorang anak kecil itu layaknya dopping yang dapat menambah stamina saat perlombaan lari ), ia dating dengan wajah sumringah sabil berucap " iya bu, ini aku udahan mainnya". Selangkah menuju gerbang rumahnya ia disambut dengan sambutan, "Plak!Plak!Plak! sebilah kayu mendarat diatas paha kirnya. Seketika itu juga terdengar omelan " Udah mau maghrib masih main aja kamu !!!!", "Iya bu", anak kecil itu menjawab. Seterusnya..... Seterusnya......
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#572
stories
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Setangkai Aster untuk Esther
  • Secret Love Maze
  • Rendra & Lila [END]
  • ArKa (End)
  • Because I'm used to it [END]
  • F dan Z  ( and )
  • Waiting For You [TAMAT]
  • Raina
  • Lihat Apa Kamu?!
  • jung Ssaem VS Detektif Penggoda

Terlalu sulit untuk mengejarnya, Tak ada waktu sedikitpun hanya untuk menekuk kaki sejenak. Seandainya ia menoleh sejenak ke belakang, senyuman ini akan terlukiskan dibibirku, meski kemungkinan itu hanya setitik cahaya - Esther - Egois dan Ambisi itu cuma beda tipis. Saat ini Gue sedang terjebak Keambisian, yang diselimuti dengan keegoisan - Arthur - Cuma orang BODOH, yang bisanya hanya menyembunyikan kenyataan. Dan cuma orang PENGECUT, yang gak mau melepas Topengnya - Dimas -

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan