Kalopsia

Kalopsia

  • WpView
    Lecturas 7
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 17, 2022
WpInfo
No ficción
Jeisa Kamelia, perempuan yang menganggap diri nya adalah hal yang tak pantas untuk dilahirkan. Orang tua nya memang masih bersama dalam ikatan pernikahan. Namun, pernikahan yang didasari dengan perjodohan memang sulit untuk dipertahankan. Ia terpaksa dilahirkan karena suatu keturunan keluarga. Didalam hari-hari nya ia akan di suguhkan dengan senyuman palsu dari orang tua nya sendiri, huh, yang ia tahu orang tua nya ini sama-sama memiliki hubungan gelap dengan orang lain. "Jangan pura-pura dan bertahan dalam hal yang sama sekali mamah tidak inginkan" Kepalsuan yang semua Jeisa saksikan ialah kebohongan. Tapi lagi dan lagi ia bahagia karena Daffa-Hidden Daffari-teman kecil beserta kakak bagi Jeisa. Untuk Daffa terimakasih, karena disemua hari-hari itu seperti hujan tanpa petir.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Surat tak berbalas
  • cool guy and a girl cool unified because of love
  • Dear My Kapten (2025)
  • SYA&QEEL (END)
  • My Husband Is Protective [End]
  • Dear, Chester
  • Girl's
  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Happiness together
  • catatan kecil nea

menceritakan tentang perjuangan seorang wanita bernama ayu yang dalam kehidupan karirnya bias dikatakan sebagai wanita karir yang sukses. Namun, sayangnya hingga usianya yang paruh bayah ia belum juga memiliki suami hingga akhirnya ia harus tinggal seorang diri dirumah almarhum orangtuanya. mengisahkan kisah hidup ayu yang dimulai dari ia diserang penyakit yang aneh yang tak seorang pun tahu apa penyakitnya itu hingga akhirnya calon suaminya pun menikah dengan wanita lain disaat ia berjuang melawan penyakitnya. Namun ia begitu susah melupakan pria tersebut walau sudah banyak lelaki yang datang padanya dan melamar pada orangtuanya namun tak satupun yang berhasil menjadi suaminya hingga akhirnya sang ayah meninggal dunia. Seluruh keluarganya menyalahkan ia atas kepergian sang ayah namun ia tetap sabar. Waktu terus berlalu hingga akhirnya usianya tak muda lagi. Ia mulai didahului oleh sang adik-adiknya untuk menikah bahkan keponakannya sendiripun sudah menikah. Waktu tak dapat ditahan akhirnya sang ibu pun meninggal dunia. Sejak kepergian ibunya ia tinggal seorang diri dirumahnya. Sejak saat itulah ia mulai merasakan getirnya hidup yang ia jalani apalagi tatkala ia sedang di uji dengan berbagai macam penyakit. Berualang kali harus dirawat dirumah sakit dan berulang kali pula pisau bedah membelah bagian tubuhnya. Keluarganya nyaris tak mempedulikannya. Walau ia hidup penuh kesuksesan dalam materi namun ia miskin kasih sayang. Tetapi ia tetap sabar dan berusaha kuat menjalani hidupnya. Ia yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan kado yang indah untuknya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido