K A N A Y A (On Going)

K A N A Y A (On Going)

  • WpView
    Reads 638
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 11, 2022
Kanaya adalah seorang wanita menjelang usia empat puluh tahun. Wanita berwajah bulat dengan pipi chubby yang tidak mencerminkan jika sudah mempunyai dua orang anak, Alif dan Cilla. Kehidupan rumah tangganya yang bahagia harus hancur ketika Ibu mertuanya membawa seorang gadis untuk tinggal sementara di rumah mungil mereka. Kanaya yang naif merasa bahagia karena merasa mendapatkan seorang adik yang menemaninya di saat suaminya sibuk bekerja, dan kedua anaknya berada di sekolah. Wanita itu tidak menyangka jika kedatangan mertuanya adalah awal hancurnya istana yang dia bangun sedikit demi sedikit. Luka hati Kanaya pecah dan berdarah, setelah tahu gadis itu di bawa ke rumahnya untuk mengalihkan perhatian suaminya, gadis itu sudah di tatar sedemikian rupa agar dapat menarik perhatian Romi, Ayah dari kedua anaknya. Kanaya tertatih membangun kembali reruntuhan hatinya tanpa ada support dari siapapun. Dia hanya dapat mengangguk dan menandatangani surat perceraian yang di sodorkan didepan wajahnya. Dengan janji bahwa kedua anak mereka tetap bersama dengannya. Kanaya, wanita yang banyak sekali ada disekitar kita. Wanita yang mencoba berdiri tegak dan melangkahkan kaki untuk menjadi seorang Ibu dan Ayah sekaligus. Happy Reading LOVE DANIA ARADEA
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Baby Maker Machine
  • Menjadi Tunangan Pemeran Utama [END]
  • Mine [SELESAI] ✔
  • KANAYA
  • Setelah Menikah
  • KANAYA: The Missing Puzzle
  • KANASKHARA
  • HONESTY (COMPLETED)
  • Renjana Kalbu
  • Indah di Senyum Mu

Highest Rank : #1 In Child PRIVAT ACAK. Don't Copy my story!! Please kalau kalian menemukan cerita ini di manapun, harap laporkan kepada saya. Ide itu mahal harganya! "Maafkan aku, aku tau aku salah. Aku sadar posisi ku disini. Memang tidak seharusnya aku mempunyai perasaan Ini untukmu." kata gabby berusaha terdengar tegas dan tegar. Matanya telah berkaca kaca, namun ia berusaha sekuat tenaga menahanya agar tidak menangis. Ia tidak ingin terlihat lemah di depan pria yang dicintainya. Kenzo tidak menyukai wanita yang cengeng dan manja. Tapi walaupun ia berusaha terlihat tegas dan tidak cengeng tetap saja kenzo tak akan pernah menyukainya. Tentu saja, hanya ada elliana di hatinya. Wanita yang menurutnya benar benar cengeng dan manja. Sangat berlawanan dengan tipe Kenzo yang diketahuinya selama ini. Sementara Kenzo hanya berdiri kaku menatap Gabby yang balik memandangnya tanpa rasa takut dan gentar. Bibirnya kelu. Ia tak tahu harus berkata apa. Didalam hatinya, ia merasa luapan perasaan bahagia yang berlebihan, sementara jantungnya berdetak kencang. Sampai kalimat yang keluar dari bibir mungil kemerahan itu membuatnya dilanda rasa takut yang teramat sangat. Ia takut wanita didepanya akan pergi meninggalkanya selamanya. "Kontrak kita sudah habis, aku titip anak anak ku. Aku tau aku tak berhak karna mereka sepenuhnya milikmu. Aku hanya bertugas mengandung dan melahirkan mereka. Tapi selama ini mereka mengenalku sebagai ibu mereka, jadi jika aku pergi nanti tolong carikan ibu untuk mereka secepatnya. Aku takut mereka akan kehilangan sosok ibu. Aku tau kau mampu menjadi ayah sekaligus ibu yang hebat untuk mereka. Tapi bagaimana pun juga mereka butuh Kasih sayang seorang wanita. Maafkan aku jika selama ini aku menyusahkanmu. Selamat tinggal. Jaga diri baik baik."

More details
WpActionLinkContent Guidelines