Arva Dan Kara

Arva Dan Kara

  • WpView
    Membaca 53
  • WpVote
    Vote 17
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 2, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
"kok lo romantis banget sama dia?pacar lo?" "apaan sih? dia itu sepupu gue" "awas takut terjadi yang nggak nggak" "nggak - nggak apanya? gak jelas banget lo!" 💌 Seiring berjalannya waktu mereka sadar apa yang mereka cari adalah sesuatu yang dapat memisahkan takdir mereka dan secara tak langsung pula mereka saling menyakiti satu sama lain. Akankah mereka akan tetap bertahan? Atau sebaliknya? Status:on going End : - Thanks yang udah baca,komen dan vote 🙏🏻 Happy reading❤️🙏🏻
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#180
kisahkita
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Disguise... [END]
  • Berjalan Bersama Bayangmu
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • tentang sebuah rasa
  • ArKa (End)
  • Mental Disease
  • My Beautiful Sista
  • Sepupu
  • Penghianatan seorang Sahabat [Complited]
  • KERLIP BINTANG CINTA

[Cerita kedua yang Saki buat di Wattpad, tahun 2014, masih sangat belajar waktu itu. Maka dari itu maaf kalau alay dan gaje. Manusia hidup nggak langsung dewasa, kan?] 😂😂😂 "Jangan sampai lo jatuh cinta sama gue." Zia menoleh tidak percaya, menghadap Ardi yang kini asik duduk santai di tempat tidurnya. "Hah! Tenang saja! Gue nggak akan jatuh cinta sama lo, kok! Idih kepedean banget sih jadi orang?" Cibir Zia kesal. Kok bisa-bisanya ada mahluk sepercaya diri itu. "Bukan gitu, makanya kalau orang lagi ngomong dengerin dulu sampe selesai. Maksud gue, gue nggak akan bilang hal kayak yang tadi gue bilang itu. Gue nggak bakal ngelarang lo jatuh cinta sama gue. Ya secara gitu banyak cewek di luar sana yang ngelihat gue aja mereka langsung jatuh cinta. Masa iya gue ngelarang istri gue sendiri jatuh cinta sama gue, ya nggak? Jadi kalau lo cinta sama gue duluan bilang aja, mungkin bakal gue pertimbangkan..." Timpal pria itu tanpa beban. Reaksi Zia? Jangan ditanya, gadis itu sudah memutar bola mata malas dan hampir muntah karena muak mendengarnya. Ya Tuhanku... boleh nggak sih Zia lempar sisir yang ada di tangannya itu ke mulut lawan bicaranya? Kok ada sih spesies macam ini, jadi suami Zia pula. Entah harus punya kesabaran sampe mana untuk menghadapi mahluk macam dia. Cerita lengkap bisa dibaca di applikasi KUBACA, bisa cari akun sa_saki di sana. Thank you :D Published Januari 2014

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan