(Un)Perfect Pairs

(Un)Perfect Pairs

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 25, 2022
"Bagaimana bisa aku mencari penggantimu sedangkan aku sudah berjanji sehidup semati denganmu? Apakah kamu bahagia sekarang? Kamu bahkan membawa anak kita bersamamu. Kenapa kalian begitu tega meninggalkanku?" - Samudera Gemintang Adnan, duda, 32 tahun. "Mana ada laki-laki baik di dunia ini? Semuanya egois dan tak memiliki hati. Semua laki-laki menjauhkanku dari kebahagiaan. Aku tak punya sosok panutan pria baik. Bagiku semua pria sama! Mereka terlalu besar rasa gengsi, terlalu mengagungkan logika, merasa selalu benar dan tak perasa. Bagaimana bisa para perempuan itu menyerahkan komitmen dan berbagi hidup dengan orang lain hanya dengan berpegang janji sehidup semati?!" - Diani Abhimaya, single, 29 tahun.
All Rights Reserved
#29
independent
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • May I Love You?
  • ALGRAVANO
  • Antara Cinta dan Persahabatan
  • EGALITER: Twinflame Life Lessons
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI

Dunia ini sangat keras dengan perempuan, apalagi bila di masa lalunya terdapat sebuah aib besar 🌟🌟🌟 Mengandung di usia muda karena gaya berpacarannya yang bebas, Zia otomatis menghancurkan kehidupannya sendiri. Mulai dari kehilangan orang tua, berhenti sekolah dan dicemooh orang - orang sekitar, perlahan dia terima usai aibnya itu terkuak. Belum lagi kekasihnya, Elang yang tidak mau bertanggung jawab membuat hidup dia semakin sulit. Seiring bertambahnya usia wanita itu, karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah, Zia mulai bertekad mencari ayah untuk sang buah hati. 'Hanya bisa menerima masa lalunya' cukup dengan satu syarat tersebut siapapun orangnya pasti akan dia terima, pikirnya. Sempat yakin akan ide tersebut, saat dijalani ternyata Zia justru cuma mendapat luka yang lebih alih - alih calon suami, sebab tak semua lelaki bisa menerima masa lalu buruk pasangannya, begitupun keluarga mereka. "Tentu, aku ingin bahagia, tapi bila mereka terus mempermasalahkan masa lalu apa aku perlu mempertahankan keinginanku untuk menikah?" - Zia Cassiopeia "Jangan menyukaiku, lukaku belum kering, kamu bisa saja ikut menderita karenanya!" - Raden Elang Aghastya "Semua orang punya masa lalu yang buruk, gak terkecuali aku, jadi gakpapa mencoba bangkit lagi dengan bantuan orang lain dan berharap bahagia!" - Garuda Biantara "Aku janji gak akan menuntut apapun darimu, aku bicara begini hanya mau kamu tahu perasaanku selama kita saling berinteraksi dan bertemu supaya aku gak canggung lagi!" - Luna Rea Nanda

More details
WpActionLinkContent Guidelines