
"Katanya ya, orang yang paling sakit itu orang yang selalu mendengar." ujarnya sembari menoleh padaku, tersenyum tipis. "Mendengar itu bukan perihal sakit, bisa jadi dia mendengar karna orang yang bercerita memang tidak pernah di dengar, dan dia sebagai orang yang paling senang dan selalu di dengar ingin tau bagaimana rasanya menjadi seorang pendengar yang baik, seperti semua orang yang mendengarkannya." Wajahnya berubah, kala jawaban yang aku berikan selesai. Matanya seakan menarik diri, enggan untuk percaya. Semilir angin datang, menerpa lembut menenangkan lewat sejuk.Todos os Direitos Reservados
1 capítulo