The Dog's Owner

The Dog's Owner

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 27, 2022
Suara gonggongan anjing di luar membuat ku yang sibuk dengan tugas ku terkejut. Aku berdiri lalu berjalan dengan perlahan menuju ke jendela kaca yang menjadi dinding pembatas kamar ku dan dunia luar. Mata kecil ku menangkap pemandangan, dimana ayahku sibuk melatih anjing yang entah berjenis apa. Yang pasti anjing itu adalah anjing penjaga seperti anjing-anjing sebelumnya. "Ah, jangan sampai mereka mati mengenaskan seperti anjing yang dahulu." ucap ku pelan, berbalik dan kembali ke posisi awal ku. "Semoga..." gumam seseorang, pelan namun aku dapat mendengarnya dengan jelas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (NOT) REVENGE  (Tamat)
  • Handsome Ghost [WangXian] END
  • ZOMBIE ||| BABY MONSTER (Tamat)
  • mengapa aku dilahirkan
  • PELANGI
  • bersinar bagai bintang
  • DEAD APPLE (Bungou stray dogs x reader)
  • EXO WOLF [COMPLITED✔]

Aku telah mengalami sakitnya pengkhianatan. Orang yang kupercaya sebagai sahabat justru menusukku dari belakang, menghancurkan kepercayaanku, serta membuatku sadar bahwa betapa naif dan dungu pemahamanku perihal manusia. Sekalipun ingin balas dendam, api kehidupan milikku telah berakhir-padam. Hanya penyesalan yang ada sampai ujung hayat. Ketika bersiap menghadapi penghakiman atas semua kesalahanku semasa hidup, justru aku kembali ke masa lalu ... tepat sebelum tragedi terburuk jatuh ke pangkuanku. Aku tidak mungkin menyiakan kesempatan kedua. Akan kubalas semua kejahatan yang ditimpakan kepadaku. Semua. Semua kepedihan, rasa sakit, dan keputusasaan dalam diriku. Akan tetapi, sekadar memikirkan balas dendam tidaklah mudah. Ada banyak hal yang luput dari pengamatanku. Orangtua, keluarga, dan sosok yang selama ini kupikir tidak menginginkanku ternyata tidak seperti pemahamanku yang dangkal. "Kamu masih ingin balas dendam?" "..." Hingga pria yang seharusnya kujauhi menampakkan diri sebagai serigala berbulu domba. Dia tidak bisa dipercaya. Sama sekali! *** * Bukan novel angst. * Jangan terlalu berharap novel angst karena penulisnya bukan profesional dan tidak berbakat dalam menyakiti karakter secara ekstrem. * Ditulis oleh seorang amatir kelas kakap. Sangat remeh. Anggap saja picisan, remahan rempeyek, dan cukup dibaca sebagai selingan hiburan belaka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines