What Do I Want?

What Do I Want?

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 9, 2022
Alya adalah seorang gadis remaja berusia tujuh belas. Menjadi anak tunggal dari orang tua yang lengkap nyatanya sangat jauh berbeda dengan ekspektasi kebanyakan orang. Tidak ada kata manja dalam kamusnya, tidak ada liburan keluarga dan tidak ada rumah hangat yang memberikan sambutan ramah ketika pulang. This story is only fiction, I hope you enjoy reading what I wrote and thank you for the appreciation you have given.
All Rights Reserved
#98
alya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • pelukan saat hujan
  • Esya {TERBIT}
  • Possessive Badboy [END]
  • Kalaya [END]
  • 𝔸𝕃𝕍𝕀𝕃𝕐𝔸 (End)
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • Alleya dan Dunia Novelnya (TERBIT)
  • Wrong choice

Alya selalu gemetar setiap kali hujan turun-kenangan masa kecilnya menyisakan luka mendalam pada suara petir dan rinai air. Di tengah traumanya, hadir Arka, sosok yang perlahan menenangkan badai dalam hatinya. Arka tak hanya hadir sebagai pelindung, tapi diam-diam menyimpan rahasia: Alya adalah teman masa kecil yang pernah ia janji tak akan ia tinggalkan. Sebuah pertemuan keluarga membuka kunci masa lalu. Saat itu Arka mengenali Alya, dan sejak itu, pelukannya saat hujan tak lagi sekadar penghibur... tapi juga pengikat dua hati yang pernah terpisah waktu. Alya adalah seorang gadis yang memiliki rambut panjang, hitam dan sedikit bergelombang. Memiliki mata cokelat tua,tajam namun sering terlihat sendu. Memiliki kuliat kuning Langsat. Dengan postur tubuh sekitar 160 kebawah. Dan selalu membawa buku catatan kecil dan punya senyum yang sangat manis meski jarang muncul. Arka adalah seorang pemuda dengan rambut hitam pendek yang sedikit berantakan, memberi kesan cuek namun karismatik. Matanya hitam pekat, tajam namun penuh keteduhan, seolah mampu menenangkan hanya dengan tatapan. Kulitnya sawo matang dengan tinggi sekitar 175 cm, tubuhnya tegap tapi tidak berlebihan. Arka selalu membawa jam tangan hitam kesayangannya-hadiah dari almarhum kakeknya-dan ia punya cara tersendiri dalam membuat orang merasa aman, terutama Alya. Senyumnya jarang muncul, tapi sekali muncul, bisa membuat waktu seakan berhenti sejenak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines