Arran "Before The Strom" [On Going]

Arran "Before The Strom" [On Going]

  • WpView
    Reads 827
  • WpVote
    Votes 606
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 31, 2022
⚠️Bantu votenya untuk 1k view ⚠️ Arran Areksano Fernand, siapa sangka diumurnya yang baru menginjak 17 tahun, hidupnya akan dipenuhi dengan berbagai kejutan. Tentunya bukan hanya sekedar kejutan biasa, tragedi, kehilangan, pengorbanan, penghianatan, dan pertumpahan darah akan menjadi bagian dari kejutan tersebut. Namun, ini bukan hanya sekedar kisah seorang Arran, ini juga adalah kisah dari orang-orang dikehidupannya. Ditengah-tengah dirinya yang tengah sekarat, mampukah dia bertahan? Dan,, kisah ini pun dimulai.
All Rights Reserved
#2
arran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines