We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
KATARUNA
  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 15, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Alkata Negara, laki-laki yang hampir setiap saat mengalami bulan-bulanan dari teman-temannya karena dirinya yang berbeda. Bukan mau Kata untuk menjadikannya tidak sempurna seperti mereka. Terkadang, ada banyak hal yang Kata pertanyakan pada dirinya sendiri. Terutama pertemuannya dengan Aruna Grasa. Gadis yang satu sekolah dengannya; pendiam, walau kadang melihat Aruna yang terang-terangan membantunya, Kata masih mengirim surat untuk Aruna. "Berhenti kirim surat buat gue. Lo dan surat lo itu, sama-sama sampah, Kata." "Maaf, bukan keinginan saya untuk mencintai kamu, Runa."
All Rights Reserved
#42
runa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALUNA
  • SACRIFICE
  • RAJAWALI
  • RAKA [Completed] ✓
  • Kanvas Merah
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Naura & Lukanya
  • A L U N A [END]
  • Dialog Dari Ranum
ALUNA

Cinta, kadang tak meminta untuk dimiliki. Ia hanya ingin ada, hidup, dan tumbuh, meski tak pernah berbalas. Aluna tahu betul bagaimana rasanya mencintai seseorang dalam diam. Ia tahu seberapa besar rasa itu tumbuh dalam hatinya-tulus, dalam, dan tak bersyarat. Ia mencintainya sepenuh hati, namun tak pernah sekalipun berharap untuk menggenggamnya. Sebab sejak awal, cinta itu ditakdirkan untuk tidak dimiliki. Dalam sunyi, Aluna menyimpan rasa itu. Ia tak pernah mengganggu langkahnya, tak pernah menuntut lebih dari sekadar bisa melihatnya bahagia. Dan saat takdir berkata laki-laki itu akan berjalan bersama orang lain, bukan dirinya, Aluna tidak menyalahkan semesta. Ia hanya menunduk, tersenyum pahit, lalu berdoa-semoga lelaki itu menemukan kebahagiaan yang paling layak, meski bukan bersamanya. Melalui musim-musim yang berganti, Aluna tumbuh bersama luka dan ketegaran. Ia belajar bahwa merelakan bukan berarti kalah. Ia percaya, cinta tak pernah sia-sia jika dijalani dengan hati yang ikhlas. Karena pada akhirnya, ia tetap bersyukur-bersyukur pernah mencintai dengan seutuhnya, meski hanya dalam diam, meski harus melepas tanpa pernah menggenggam. Aluna adalah cerita tentang ketulusan, pengorbanan, dan kekuatan doa. Sebuah kisah yang menegaskan bahwa cinta sejati tak selalu berujung pada kebersamaan, tapi bisa hidup abadi dalam doa yang diam-diam dipanjatkan setiap malam. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines