Matahari Merah Di Ujung Borneo

Matahari Merah Di Ujung Borneo

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Langit di atas tanah gambut itu tak lagi membiru; warna merah pekat mengendap seperti luka yang tak kunjung sembuh saat matahari terbit di balik pekatnya kabut asap. Bagi Rizky Akbar-pemuda yang akrab disapa Abay atau Aris oleh orang-orang di sekitarnya-fajar di ujung Borneo bukan lagi penanda lahirnya harapan baru, melainkan pengingat atas ancaman yang saban hari merayap mendekati Area perkebunan Kelapa Sawit tempatnya mengabdi. Di tengah deru mesin dump Truck pengangkut kelapa sawit yang berlalu lalang, Abay memegang erat sebuah janji yang kerap dianggap gila oleh rekan-rekannya: membuktikan bahwa roda industri tidak harus berputar di atas tanah yang hangus. Setiap keputusan yang ia awasi, setiap limbah yang ia kelola, dan setiap bentangan lahan konservasi yang ia lindungi adalah pertaruhan atas nurani yang enggan ia gadaikan pada kepulan asap hitam. ​Namun, mempertahankan warna hijau di tengah kobaran api yang digerakkan oleh ketamakan manusia bukanlah perkara mudah. Udara yang kian beracun menuntut daya tahan yang melampaui batas fisik, sementara tekanan dari berbagai pihak perlahan mengikis keteguhan jiwanya. Di saat napasnya terasa kian sesak dan dunia seolah meredup tertutup abu, kedatangan Shani Indira-seorang wanita berjiwa bebas asal kota yang akrab dipanggil Shani-menjadi satu-satunya celah udara segar yang tersisa. Shani hadir membawa wangi hujan kota yang belum tersentuh jelaga, menghadirkan getar asing yang perlahan melunakkan kerasnya pertahanan diri Abay di pedalaman rimba Kalimantan. ​Kini, ketika garis horizon kian kabur dan abu membakar dedaunan, Abay berdiri di persimpangan dua perjuangan yang saling bertaut. Ia harus melawan ganasnya kabut asap yang siap menelan habis desa serta keyakinannya, sekaligus memperjuangkan ketulusan cintanya pada Shani yang berdiri di batas antara dunia kota dan keheningan hutan. ----- S.R. DONGADER
All Rights Reserved
#19
borneo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RafaelClara
  • D'amore (End)
  • The Moon Sent You to Me
  • Langit Senja [𝗧𝗲𝗿𝗯𝗶𝘁]
  • LANGIT & BULAN
  • Antara Kita
  • GALAKSI : SANG PERISAI [END]
  • Antara Bulan dan Bintang
  • THE LIGHT LOVES [END]

Rafael Abian. Cowok culun, tertutup, dan tidak memiliki teman, tiba tiba harus berurusan dengan badgirl yang sangat ditakuti dipenjuru sekolah. Babu, itulah notabene dia sekarang dimata tiga badgirl sekolah. Bisakan si culun terlepas dari para badgirl itu? Bisakan si culun terlepas dari kata 'babu'? Mungkin tidak karna tiga badgirl itu memiliki semboyan 'Jika ada yang membuat C-A-F marah, maka tidak akan ada maaf untuk nya'. Tapi tidak ada kata tidak mungkin jika benci sudah berubah menjadi rindu. Siapa diantara ketiga badgirl itu yang akan jatuh cinta pada si culun? Ikutin terus cerita mereka! ⚠️don't copy paste my story ⚠️mohon hargai saya yang sudah berpikir keras untuk membuat cerita ini, trmksh TYPO BERTEBARAN!!! Publish :13 Agustus Tamat : -

More details
WpActionLinkContent Guidelines